Tingkatkan Kompetensi Administrasi Pegawai, Undip Gelar Pelatihan Penyusunan Surat Keputusan Tahun 2026
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Surat Keputusan (SK) Universitas Diponegoro Tahun 2026 pada Rabu, 29 April 2026, bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing, Direktorat SDM Undip, Gedung SA–MWA Lantai 2, Kampus Undip Tembalang. Kegiatan ini diikuti oleh 65 pegawai perwakilan dari berbagai fakultas, sekolah, dan unit kerja di lingkungan Undip.
Peserta berasal dari beragam unit, mulai dari fakultas seperti Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, hingga berbagai direktorat dan UPT. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk membekali para pengadministrasi di setiap unit kerja dengan keterampilan teknis dalam menyusun Surat Keputusan yang baku, sistematis, dan sesuai standar administrasi universitas.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penyusunan Surat Keputusan merupakan bagian penting dalam pekerjaan administrasi karena menjadi dasar legalitas berbagai kebijakan dan penugasan di lingkungan universitas.
Beliau menyampaikan bahwa dalam proses penyusunan SK terdapat ketentuan, format, serta standar tertentu yang harus dipahami dan dipatuhi agar dokumen yang dihasilkan mudah dipahami, tepat secara substansi, dan dapat digunakan secara efektif. Oleh karena itu, peserta diharapkan memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya agar proses pembuatan SK di unit masing-masing dapat berjalan lebih lancar, minim revisi, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Tri Susanto, S.H. yang menyampaikan materi mengenai teknik penyusunan Surat Keputusan di lingkungan Kemendikbudristek, serta Ayuk Hardani, S.H., M.H. yang memberikan bimbingan teknis dan praktik langsung penyusunan SK.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur, diawali dengan laporan kegiatan dan sambutan pembukaan, dilanjutkan dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta. Setelah itu, peserta memperoleh materi inti dari narasumber, kemudian mengikuti sesi praktik penyusunan SK secara langsung dengan pendampingan teknis. Sebagai evaluasi akhir, peserta mengikuti post-test guna mengukur peningkatan pemahaman setelah mengikuti pelatihan.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif, dengan antusiasme peserta dalam berdiskusi mengenai berbagai kendala yang sering ditemui dalam penyusunan SK di unit kerja masing-masing. Melalui pelatihan ini, Universitas Diponegoro berharap kualitas tata kelola administrasi semakin meningkat melalui penyusunan dokumen keputusan yang profesional, efektif, dan sesuai ketentuan hukum maupun administrasi yang berlaku.

(Media DSDM)