Dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas publikasi ilmiah internasional, Universitas Diponegoro mengumumkan program Pemberian Bantuan Lain dalam Bentuk Uang Kinerja atas Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi bagi pegawai pelajar penerima beasiswa Universitas Diponegoro periode 1 tahun 2026.
Program ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Rektor Nomor 19 Tahun 2023 tentang Tugas Belajar bagi Pegawai Tetap Universitas Diponegoro dan berpedoman pada Peraturan Rektor Nomor 6 Tahun 2025 tentang Standar Biaya Umum Universitas Diponegoro.
Bantuan diberikan kepada pegawai pelajar penerima beasiswa Universitas Diponegoro dengan skema tugas belajar (dalam negeri maupun luar negeri) yang berhasil mempublikasikan hasil penelitian pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus.
Adapun besaran bantuan uang kinerja diberikan berdasarkan peringkat jurnal (SJR) sebagai berikut:
SJR > 1 : Rp50.000.000 per publikasi
0,5 < SJR ≤ 1 : Rp30.000.000 per publikasi
0,25 < SJR ≤ 0,5 : Rp12.500.000 per publikasi
SJR ≤ 0,25 : Rp7.500.000 per publikasi
Ketentuan perhitungan persentase publikasi mengacu pada Peraturan Rektor Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pedoman Perhitungan Beban Kerja Dosen, Insentif Kinerja Wajib, dan Insentif Kelebihan Kinerja Pegawai Tetap Universitas Diponegoro.
Untuk dapat mengajukan bantuan, pegawai pelajar harus memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya:
Artikel merupakan hasil penelitian yang berkaitan dengan studi lanjut selama menerima beasiswa Universitas Diponegoro dan bebas plagiarisme.
Mencantumkan afiliasi Universitas Diponegoro serta ditulis bersama pembimbing/supervisor/advisor/promotor.
Menyertakan acknowledgement sebagai penerima beasiswa Universitas Diponegoro.
Mengirimkan artikel, surat pernyataan (sesuai lampiran), dan bukti publikasi.
Khusus pegawai pelajar skema tugas belajar tidak dibebaskan dari jabatan/ijin belajar, pengajuan dilakukan menggunakan mekanisme SKP.
Artikel telah terbit atau minimal berstatus in press pada jurnal internasional bereputasi (bukan prosiding), tidak termasuk jurnal meragukan, dan diterbitkan pada periode November 2025 hingga Juni 2026.
Artikel yang dipublikasikan sebelum periode 1 tahun 2026 tetap dapat diajukan sepanjang belum pernah memperoleh pendanaan dari sumber lain dan memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku.
Pengajuan usulan bantuan dilakukan melalui laman mona.bpsdmundip.com paling lambat tanggal 11 Juli 2026 untuk selanjutnya dilakukan proses review dan verifikasi.
Dalam rangka pelaksanaan pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, disampaikan kepada seluruh dosen bahwa proses pelaporan dilakukan melalui sistem SISTER pada laman sister.kemdiktisaintek.go.id.
Pelaporan BKD tetap wajib dilengkapi dengan berkas pendukung sebagai dasar penilaian oleh asesor di tingkat fakultas, serta diarsipkan di masing-masing unit. Selain itu, hasil laporan BKD beserta rekapnya perlu dicetak rangkap dua untuk keperluan fakultas dan universitas.
Jadwal Pelaksanaan BKD:
8 Mei – 22 Juni 2026: Input, verifikasi, pemilihan, dan approval SKP oleh dosen
23 – 25 Juni 2026: Penetapan SKP oleh Fakultas/Sekolah
26 – 30 Juni 2026: Penarikan data oleh Tim IT
1 – 10 Juli 2026: Pengisian BKD di SISTER oleh dosen
8 – 15 Juli 2026: Penilaian BKD oleh asesor
16 – 17 Juli 2026: Revisi BKD oleh dosen
17 – 20 Juli 2026: Penilaian akhir BKD oleh asesor
21 – 22 Juli 2026: Rekapitulasi tingkat universitas
Diharapkan seluruh dosen dapat memperhatikan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan agar proses pelaporan BKD dapat berjalan dengan tertib dan tepat waktu. (Media DSDM)
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) melaksanakan kegiatan Pendampingan Usulan Jabatan Akademik Dosen bagi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meetings sebagai bentuk implementasi kerja sama antara Universitas Diponegoro dan Universitas Wahid Hasyim dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang akademik.
Kegiatan diikuti oleh 19 dosen Universitas Wahid Hasyim yang tengah mempersiapkan usulan kenaikan jabatan akademik, khususnya menuju jabatan Lektor Kepala, serta turut dihadiri oleh staf bagian SDM Unwahas. Pendampingan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis dan pendalaman terkait proses pengusulan jabatan akademik dosen agar proses pengajuan dapat berjalan lebih optimal dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Acara dibuka oleh Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen DSDM Undip untuk memberikan pendampingan secara maksimal kepada Universitas Wahid Hasyim guna mendukung kelancaran proses usulan jabatan akademik dosen. Beliau juga menyampaikan bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan karier akademik dosen di Indonesia.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Moh. Djaeni, S.T., M.Eng. yang memberikan penjelasan mendalam mengenai mekanisme pengusulan jabatan akademik dosen, strategi pemenuhan persyaratan, hingga berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan dokumen usulan kenaikan jabatan akademik.
Suasana diskusi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan serta mendiskusikan kendala yang dihadapi dalam proses pengusulan jabatan akademik, khususnya terkait pemenuhan angka kredit dan penyusunan dokumen pendukung. Dengan sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tahapan dan strategi pengajuan jabatan akademik dosen.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Universitas Diponegoro berharap kerja sama yang terjalin dengan Universitas Wahid Hasyim dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung peningkatan kualitas dosen serta penguatan tata kelola pengembangan karier akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Surat Keputusan (SK) Universitas Diponegoro Tahun 2026 pada Rabu, 29 April 2026, bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing, Direktorat SDM Undip, Gedung SA–MWA Lantai 2, Kampus Undip Tembalang. Kegiatan ini diikuti oleh 65 pegawai perwakilan dari berbagai fakultas, sekolah, dan unit kerja di lingkungan Undip.
Peserta berasal dari beragam unit, mulai dari fakultas seperti Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, hingga berbagai direktorat dan UPT. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk membekali para pengadministrasi di setiap unit kerja dengan keterampilan teknis dalam menyusun Surat Keputusan yang baku, sistematis, dan sesuai standar administrasi universitas.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penyusunan Surat Keputusan merupakan bagian penting dalam pekerjaan administrasi karena menjadi dasar legalitas berbagai kebijakan dan penugasan di lingkungan universitas.
Beliau menyampaikan bahwa dalam proses penyusunan SK terdapat ketentuan, format, serta standar tertentu yang harus dipahami dan dipatuhi agar dokumen yang dihasilkan mudah dipahami, tepat secara substansi, dan dapat digunakan secara efektif. Oleh karena itu, peserta diharapkan memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya agar proses pembuatan SK di unit masing-masing dapat berjalan lebih lancar, minim revisi, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Tri Susanto, S.H. yang menyampaikan materi mengenai teknik penyusunan Surat Keputusan di lingkungan Kemendikbudristek, serta Ayuk Hardani, S.H., M.H. yang memberikan bimbingan teknis dan praktik langsung penyusunan SK.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terstruktur, diawali dengan laporan kegiatan dan sambutan pembukaan, dilanjutkan dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta. Setelah itu, peserta memperoleh materi inti dari narasumber, kemudian mengikuti sesi praktik penyusunan SK secara langsung dengan pendampingan teknis. Sebagai evaluasi akhir, peserta mengikuti post-test guna mengukur peningkatan pemahaman setelah mengikuti pelatihan.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif, dengan antusiasme peserta dalam berdiskusi mengenai berbagai kendala yang sering ditemui dalam penyusunan SK di unit kerja masing-masing. Melalui pelatihan ini, Universitas Diponegoro berharap kualitas tata kelola administrasi semakin meningkat melalui penyusunan dokumen keputusan yang profesional, efektif, dan sesuai ketentuan hukum maupun administrasi yang berlaku.
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Pelatihan IELTS Batch I bagi Dosen Universitas Diponegoro Tahun 2026 sebagai upaya peningkatan kompetensi bahasa Inggris dosen dalam mendukung visi Undip sebagai World Class University. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sindoro, Direktorat SDM Undip, Gedung SA–MWA Lantai 2, Kampus Undip Tembalang.
Pelatihan diikuti oleh 20 dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Diponegoro yang telah memenuhi kriteria seleksi. Program ini berlangsung dalam 18 sesi pertemuan, dimulai pada Selasa, 28 April 2026 hingga Kamis, 25 Juni 2026, setiap pukul 09.00–11.00 WIB.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan sarana strategis untuk mempersiapkan dosen melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya pada universitas-universitas terbaik dunia, yang nantinya akan menjadi kebanggaan bagi Universitas Diponegoro.
Beliau juga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara penuh. Selain itu, peserta diharapkan bersedia membagikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada rekan dosen lainnya, sehingga semakin banyak civitas akademika Undip yang mampu meraih hasil IELTS terbaik dan siap berkompetisi di tingkat internasional.
Materi pelatihan disampaikan oleh Muhammad Hamdan Mukafi, S.S., M.A., dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro yang berpengalaman dalam IELTS. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran intensif yang mencakup penguatan kemampuan listening, reading, writing, dan speaking, disertai latihan soal serta strategi menghadapi tes IELTS secara efektif.
Pelaksanaan program dirancang dengan komitmen tinggi. Seluruh peserta diwajibkan menandatangani surat pernyataan kesediaan mengikuti kegiatan secara penuh. Kehadiran menjadi syarat utama untuk memperoleh sertifikat, dan peserta yang tidak hadir tanpa alasan sah bersedia menerima konsekuensi administratif berupa pengembalian biaya kontribusi pelatihan.
Meski dilaksanakan secara serius dan terstruktur, suasana pelatihan berlangsung interaktif dan kondusif, dengan pendekatan pembelajaran yang santai namun tetap fokus pada peningkatan kompetensi. Peserta juga diberikan kesempatan praktik langsung dan simulasi tes guna membantu mencapai skor IELTS yang optimal.
Melalui program ini, Universitas Diponegoro berharap semakin banyak dosen yang memiliki kompetensi bahasa Inggris unggul, siap melanjutkan studi ke luar negeri, memperluas jejaring internasional, serta membawa kontribusi positif bagi peningkatan reputasi Undip di tingkat global.