Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Pelatihan Kompetensi Calon Tugas Tambahan (Tutam) Tenaga Kependidikan Universitas Diponegoro sebagai bagian dari upaya penyiapan calon pimpinan administrasi yang profesional dan berdaya saing. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, diawali dengan sesi daring pada 13–24 Januari 2026, serta dilanjutkan dengan sesi luring pada 26 Januari 2026.

Pelatihan daring dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan pembelajaran mandiri pada Aplikasi Natalie DSDM, sementara kegiatan luring bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing, DSDM Lantai II, Gedung SA–MWA Universitas Diponegoro.
Sebanyak 41 peserta mengikuti kegiatan ini, yang merupakan tenaga kependidikan Universitas Diponegoro dan telah melalui tahapan asesmen tugas tambahan sebelumnya. Pelatihan ini dibuka secara daring oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa proses pencarian figur pimpinan di Undip saat ini dilakukan melalui pendekatan yang lebih strategis dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa calon tenaga kependidikan dengan tugas tambahan tidak lagi hanya diuji melalui rangkaian tes semata, melainkan dipetakan kompetensinya terlebih dahulu dan dibekali pelatihan yang terstruktur, sehingga benar-benar siap menjadi sosok pimpinan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai Universitas Diponegoro.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan melatih para calon Tutam Tendik agar memiliki kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan pemahaman tata kelola yang memadai sehingga layak mengemban peran sebagai supervisor di lingkungan Undip.

Pada sesi daring, peserta mengikuti pembelajaran mandiri melalui Aplikasi Natalie, yang memuat berbagai modul pelatihan serta kuis evaluasi yang harus dikerjakan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Selanjutnya, pada sesi luring, peserta mendapatkan penguatan materi melalui pemaparan langsung dari para narasumber berpengalaman, meliputi:

Materi 1: Kesiapan Manajerial Tenaga Kependidikan: Membangun Kapasitas, Memimpin Perubahan
oleh Dr. Novi Qonitatin, S.Psi., M.A.Materi 2: Optimalisasi Peran Tenaga Kependidikan melalui Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang Profesional
oleh Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Env.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.Materi 3: Sharing Session: Best Practices dalam Pengelolaan Tim dan Tata Kelola Administrasi
oleh Mia Prameswari, S.E., M.Si.
Melalui pelatihan ini, Universitas Diponegoro berharap para peserta memiliki kesiapan kompetensi, kepemimpinan, dan pemahaman tata kelola yang lebih matang, sehingga mampu berkontribusi optimal sebagai calon tenaga kependidikan dengan tugas tambahan serta mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja institusi. (Media DSDM)




