Menindaklanjuti Surat Edaran Rektor Nomor 6 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pola Kerja dan Penyelenggaraan Kegiatan Akademik di Lingkungan Universitas Diponegoro, maka untuk melaksanakan surat edaran terkait penyesuaian pola kerja pegawai khususnya pelaksanaan pegawai yang bekerja dari rumah/ work from home (WFH) pada hari Jumat, bersama ini kami sampaikan beberapa hal berikut:
1. Jumlah pegawai pada setiap SUKPA yang bekerja dari rumah (WFH) paling banyak 50% (lima puluh persen);
2. Pembagian pegawai yang bekerja dari kantor/ work from office (WFO) dan pegawai yang bekerja dari rumah (WFH) ditetapkan dengan surat penugasan oleh Pimpinan SUKPA masing-masing dan melaporkan data penugasan pegawai kepada Rektor c.q. Wakil Rektor III, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan dalam penerapan bekerja dari rumah (WFH) sebagai berikut:
3. Penugasan WFH hanya dapat dilakukan bagi pegawai dengan Jabatan Dosen dan Jabatan Tendik bersifat administratif yang dapat melaksanakan tugas secara daring/digital, tanpa harus hadir secara fisik di kantor dengan kewajiban tetap memenuhi target kinerja harian yang diberikan oleh atasan langsung dan dapat dihubungi setiap saat selama jam kerja, serta atasan langsung bertanggung jawab melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap keberadaan serta kinerja pegawai selama pelaksanaan WFH.
4. Pegawai yang mendapat penugasan WFH wajib melakukan presensi melalui aplikasi Gentayu Pegawai – Alina sesuai dengan ketentuan jam kerja yang berlaku, dan dapat di akses dari rumah masing-masing pegawai.
5. Narahubung dari Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) untuk data ST WFH di SIKASMI dan Gentayu Pegawai – Alina:
Dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan sistem SISTER, Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia berkolaborasi dengan Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi serta UPT Perpustakaan dan Undip Press menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Pojok Konsultasi Proporsi Penelitian di SISTER Tahun 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing DSDM, Gedung SA–MWA Lantai 2, Kampus Undip Tembalang.
Melalui sosialisasi ini, para dosen diberikan pemahaman terkait layanan konsultasi yang dapat dimanfaatkan dalam mengelola proporsi penelitian di SISTER. Layanan ini diharapkan mampu membantu dosen dalam melakukan pengisian data secara lebih optimal, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Media DSDM)
Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro telah melakukan pengembangan dan penambahan modul serta fitur baru pada Sistem Informasi Kepegawaian Sistematis dan Integratif Universitas Diponegoro (SIKASMI). Upaya ini dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas layanan dan optimalisasi integrasi sistem informasi kepegawaian. Berkenaan dengan hal tersebut, kami sampaikan beberapa pembaruan sebagai berikut:
Fitur Pembatalan Cuti (Penuh/Parsial)
telah tersedia fitur Pembatalan Cuti pada kolom aksi di menu Cuti - Pengajuan Cuti;
fitur dapat digunakan untuk jenis cuti tahunan, cuti sakit, cuti alasan penting dan cuti besar;
fitur dapat digunakan secara mandiri oleh masing-masing pegawai, baik pembatalan cuti secara penuh maupun parsial (tanggal tertentu) sebelum cuti berlangsung dan/pada bulan berjalan;
fitur dapat digunakan walaupun cuti telah disetujui oleh atasan langsung dan pejabat penanggung jawab;
proses pembatalan cuti tidak memerlukan persetujuan atasan langsung, namun atasan langsung dapat memantau perubahan data dari akun masing-masing;
pegawai wajib menyertakan surat permohonan dari pimpinan unit kerja apabila ingin melakukan pembatalan cuti lintas bulan karena kondisi tertentu (maksimal H-2 bulan dan tidak lintas semester);
Modul Pangkat: Tenaga Kependidikan (Tendik) Non Fungsional
proses pengajuan kenaikan pangkat tendik non fungsional (PNS dan PTU Non ASN) tidak lagi memerlukan surat pengantar dari unit pengusul;
Direktorat Sumber Daya Manusia secara periodik akan menerbitkan surat daftar pegawai yang memenuhi syarat kenaikan pangkat (eligible);
setiap tendik dan operator unit kerja dapat memantau daftar pegawai eligible serta status pengajuan pangkat melalui akun SIKASMI masing-masing;
tendik yang masuk dalam daftar eligible naik pangkat di setiap periode, wajib melengkapi dan mengunggah dokumen persyaratan kenaikan pangkat melalui laman EDUK masing-masing maksimal 3 (tiga) bulan sebelum kenaikan pangkat;
apabila ada tendik yang memperoleh hukuman disiplin sehingga dapat mempengaruhi atau menunda proses pengajuan kenaikan pangkat, maka dokumen pendukung penjatuhan hukuman disiplin yang bersangkutan wajib diunggah melalui EDUK oleh operator unit kerja;
seluruh proses administrasi dan verifikasi kenaikan pangkat sepenuhnya dilakukan oleh Direktorat Sumber Daya Manusia.
Integrasi Data Kedinasan SPD Digital - EDUK - SIKASMI
proses input data kedinasan yang semula harus dilakukan melalui dua tahap yakni input data di EDUK agar terbaca di SIKASMI dan input data di SPD Digital, kini telah disederhanakan menjadi satu tahap;
pengisian data kedinasan cukup dilakukan melalui SPD Digital;
data kedinasan akan ter-input secara otomatis ke dalam sistem EDUK dan terbaca pada data SIKASMI setelah pegawai melakukan proses check-in di SPD Digital;
surat tugas yang dapat di input langsung di SIKASMI saat ini hanya non perjalanan dinas (lembur).
Dengan adanya penambahan modul dan fitur tersebut, diharapkan seluruh pegawai dan operator unit kerja dapat memanfaatkan SIKASMI secara optimal guna mendukung layanan kepegawaian yang lebih efektif, efisien, dan transparan.
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Asesmen Dasar Teknisi bagi Tenaga Kependidikan dengan Jabatan Pramu Bakti dan Petugas Keamanan Universitas Diponegoro Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026 bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing, Direktorat Sumber Daya Manusia, Gedung SA-MWA Lantai 2.
Sosialisasi ini diikuti oleh 108 peserta yang merupakan tenaga kependidikan dengan jabatan pramu bakti dan petugas keamanan di lingkungan Universitas Diponegoro yang telah mendaftar untuk mengikuti program promosi menjadi teknisi.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Sumber Daya Manusia Undip, Prof. Ir. Mochammad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Universitas Diponegoro saat ini tengah berupaya melakukan transformasi sumber daya manusia dengan membuka peluang karier yang lebih luas bagi tenaga kependidikan.
“Undip ingin bertransformasi dengan memberi kesempatan bagi para tendik dengan jabatan pramu bakti dan petugas keamanan untuk menjadi teknisi. Melalui asesmen ini, kemampuan para calon teknisi dapat diukur secara objektif. DSDM berkomitmen untuk membantu memberikan pelatihan lanjutan agar para tendik nantinya benar-benar siap menjadi teknisi yang andal dan profesional,” ujar Prof. Arief.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Manajer Evaluasi dan Pengembangan Karier DSDM, Puspitasari, S.Kom., yang menjelaskan mengenai tugas, peran, serta gambaran pekerjaan teknisi di lingkungan Undip. Paparan ini bertujuan memberikan pemahaman awal kepada peserta mengenai tanggung jawab dan kompetensi yang dibutuhkan dalam jabatan teknisi.
Selanjutnya, Sugiyanto, S.Kom. selaku Supervisor Pengembangan Karier DSDM menyampaikan penjelasan teknis terkait mekanisme pelaksanaan asesmen teknisi, termasuk tata cara penggunaan aplikasi sistem Asesmen Undip (AUDI) yang akan digunakan sebagai media pelaksanaan tes berbasis komputer.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para tenaga kependidikan mengenai proses asesmen yang akan dijalani sebagai bagian dari upaya promosi jabatan menjadi teknisi. Program ini merupakan langkah strategis Undip dalam mengembangkan potensi pegawai sesuai dengan minat dan kompetensinya.
Dalam pelaksanaannya, 108 peserta dibagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang. Pada kegiatan sosialisasi ini, peserta juga diminta untuk memilih peminatan teknisi yang ingin diikuti. Berbagai pilihan peminatan telah disiapkan, di antaranya teknisi peralatan kantor, teknisi pompa dan genset, teknisi AC, juru masak, serta sejumlah peminatan teknis lainnya sesuai kebutuhan unit kerja.
Hasil dari kegiatan sosialisasi ini akan menjadi dasar pengelompokan peserta sesuai minat masing-masing. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti rangkaian asesmen yang terdiri atas tes tertulis berbasis komputer melalui aplikasi AUDI serta tes praktik sesuai bidang peminatan yang dipilih.
Melalui program ini, Universitas Diponegoro berharap dapat mencetak tenaga teknisi yang kompeten, profesional, dan siap mendukung operasional kampus secara lebih optimal. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Undip dalam pengembangan karier tenaga kependidikan secara berkelanjutan.
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Pelatihan Kompetensi Calon Tugas Tambahan (Tutam) Tenaga Kependidikan Universitas Diponegoro sebagai bagian dari upaya penyiapan calon pimpinan administrasi yang profesional dan berdaya saing. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, diawali dengan sesi daring pada 13–24 Januari 2026, serta dilanjutkan dengan sesi luring pada 26 Januari 2026.
Pelatihan daring dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan pembelajaran mandiri pada Aplikasi Natalie DSDM, sementara kegiatan luring bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing, DSDM Lantai II, Gedung SA–MWA Universitas Diponegoro.
Sebanyak 41 peserta mengikuti kegiatan ini, yang merupakan tenaga kependidikan Universitas Diponegoro dan telah melalui tahapan asesmen tugas tambahan sebelumnya. Pelatihan ini dibuka secara daring oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa proses pencarian figur pimpinan di Undip saat ini dilakukan melalui pendekatan yang lebih strategis dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa calon tenaga kependidikan dengan tugas tambahan tidak lagi hanya diuji melalui rangkaian tes semata, melainkan dipetakan kompetensinya terlebih dahulu dan dibekali pelatihan yang terstruktur, sehingga benar-benar siap menjadi sosok pimpinan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai Universitas Diponegoro.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan melatih para calon Tutam Tendik agar memiliki kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan pemahaman tata kelola yang memadai sehingga layak mengemban peran sebagai supervisor di lingkungan Undip.
Pada sesi daring, peserta mengikuti pembelajaran mandiri melalui Aplikasi Natalie, yang memuat berbagai modul pelatihan serta kuis evaluasi yang harus dikerjakan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Selanjutnya, pada sesi luring, peserta mendapatkan penguatan materi melalui pemaparan langsung dari para narasumber berpengalaman, meliputi:
Materi 1: Kesiapan Manajerial Tenaga Kependidikan: Membangun Kapasitas, Memimpin Perubahan oleh Dr. Novi Qonitatin, S.Psi., M.A.
Materi 2: Optimalisasi Peran Tenaga Kependidikan melalui Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang Profesional oleh Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Env.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.
Materi 3: Sharing Session: Best Practices dalam Pengelolaan Tim dan Tata Kelola Administrasi oleh Mia Prameswari, S.E., M.Si.
Melalui pelatihan ini, Universitas Diponegoro berharap para peserta memiliki kesiapan kompetensi, kepemimpinan, dan pemahaman tata kelola yang lebih matang, sehingga mampu berkontribusi optimal sebagai calon tenaga kependidikan dengan tugas tambahan serta mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja institusi. (Media DSDM)
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) kembali menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Hasil Asesmen Dasar Administrasi Tahun 2025 bagi tenaga kependidikan dengan jabatan petugas keamanan dan pramu bakti. Program ini merupakan lanjutan dari asesmen yang telah dilaksanakan sebelumnya dan ditujukan bagi kelompok 2 dan 3.
Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama 12 pertemuan, dimulai pada tanggal 26 Januari hingga 18 Februari 2026, bertempat di Laboratorium Komputer Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Lantai 3. Sebanyak 76 peserta mengikuti rangkaian kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi menuju peran baru sebagai tenaga pengadministrasi.
Pada sesi pembukaan kegiatan, Wakil Direktur Evaluasi dan Pengembangan Karier DSDM, Prof. Dr. Moh. Djaeni, S.T., M.Eng., menyampaikan sambutan yang memotivasi para peserta. Beliau menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat. “Zaman semakin berkembang dan memerlukan adaptasi. Bapak ibu perlu yakin, percaya diri, dan lebih semangat lagi dalam mencari rezeki. Pemahaman setiap orang memang berbeda-beda, yang terpenting adalah kita berusaha dan fokus pada diri sendiri. Jika belum memahami, jangan ragu untuk bertanya kepada yang lebih menguasai. Intinya kita harus terus berusaha demi kemajuan kita bersama dan juga kemajuan Undip,” ungkapnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama dari DSDM Undip, yaitu Rahel Suminar Nandita Sianipar, S.T., beserta tim. Materi yang disampaikan difokuskan pada peningkatan keterampilan administrasi berbasis teknologi informasi, terutama penggunaan aplikasi Google Workspace. Para peserta dibekali panduan lengkap mengenai penggunaan Google Docs dan Google Sheets yang relevan dengan tugas-tugas administratif.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi pendukung berupa pengelolaan email institusi serta pemanfaatan Google Form sebagai sarana pengolahan data dan komunikasi kerja. Seluruh materi dirancang agar mudah dipahami dan aplikatif sesuai kebutuhan pekerjaan sebagai tenaga pengadministrasi.
Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk komitmen Universitas Diponegoro dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia, khususnya bagi tenaga kependidikan yang diproyeksikan untuk dipromosikan menjadi tenaga pengadministrasi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat lebih siap, percaya diri, dan terampil dalam menjalankan tugas baru yang akan diemban.
Melalui program pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, Undip terus berupaya menciptakan tenaga kependidikan yang profesional, adaptif, dan siap mendukung tata kelola administrasi universitas secara lebih efektif dan modern.