oleh Mona Martinasari | Feb 4, 2025 | Pelatihan |
Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti Hall Rama Sinta, Patra Semarang Hotel & Convention, tempat hampir 600 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) dengan tugas tambahan (tutam) Universitas Diponegoro (Undip) berkumpul untuk mengikuti Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Training . Acara pada Senin, 3 Februari 2025 yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga 17.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Rektor Undip beserta jajaran pimpinan dalam formasi lengkap, termasuk para wakil rektor, Senat Akademik, Majelis Wali Amanat, para dekan, pimpinan badan, lembaga, direktur, biro, departemen, program studi, serta perwakilan Dharma Wanita Persatuan.
Setelah pembukaan oleh MC dan lagu kebangsaan Indonesia Raya, acara diawali dengan pembacaan laporan dari Wakil Rektor III, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T. Beliau menekankan pentingnya semangat pertumbuhan dan kolaborasi untuk mencapai nilai-nilai tujuan bersama se-Undip serta mendorong seluruh peserta untuk terus berkembang dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya. Sementara itu, Rektor, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dalam sambutannya menggarisbawahi konsep budaya kerja yang tidak hanya sekadar aktivitas rutin, tetapi juga harus memiliki keyakinan dan nilai yang kuat. Beliau menegaskan bahwa perubahan mindset dari “doable activity” menjadi “believable activity” adalah kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berdampak. Jika suatu aktivitas hanya dilakukan sebagai rutinitas tanpa dibarengi dengan budaya kerja yang baik, maka hasil yang diharapkan tidak akan tercapai secara optimal.
Selanjutnya adalah penyampaian materi yang terbagi dalam tiga sesi. Master Trainer sekaligus President ESQ Corporation, Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, membuka sesi pertama dengan materi bertajuk The Importance of Servant Leadership & Finding Your Grand Why. “Jujur, sebulan yang lalu saya diundang ke sini, saya berpikir bagaimana caranya saya bicara di depan orang yang dibully se-Indonesia (PPDS Fakultas Kedokteran Undip). Dan kita harus bicara ke depan mereka untuk membangkitkan semangatnya. Saat itu, saya hanya bilang, hidup hanya dua pilihan, habis ini kita terpuruk, hancur atau kita bangkit. Alhamdulillah pilihan dari teman-teman PPDS FK adalah bangkit. Dan itu dibuktikan dengan adanya berita gembira bahwa Mahasiswa PPDS Anestesi Undip meraih Juara 1-3 kompetisi e-poster pada The 9th Biennial Symposium of Anesthesia and Coexisting Disease di Bandung”, ujar Pak Ary mengawali sesi pertama.
Dengan penuh semangat, ia mengajak semua peserta untuk menemukan alasan utama mereka dalam menjalani kehidupan dan profes saat ini. Peserta diajak untuk menggali lebih dalam tentang makna keberadaan mereka dan bagaimana kepemimpinan yang melayani dapat memberikan perubahan nyata. Ruang pelatihan terasa bersemangat saat beberapa kali yel-yel diucapkan. Undip Bermartabat, Undip Bermanfaat, Jaya, Jaya, Juara! Semua ikut berteriak sambil mengepalkan tangan ke udara. Lecutan energi menular satu sama lain. Optimis bahwa Undip akan terus bangkit dan mengudara.

Memasuki sesi kedua, Coach Imam dari Tim ESQ membawakan materi Value-Based Leadership: Leading with Integrity and Purpose. Dalam sesi ini, ia menekankan bahwa kepemimpinan yang efektif harus berlandaskan nilai dan integritas. Salah satu momen paling menggetarkan dalam sesi ini terjadi ketika ruangan diredupkan dan peserta diajak untuk merenung tentang arti keberadaan mereka serta kontribusi yang telah mereka berikan. Beberapa peserta tampak larut dalam refleksi mendalam, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata.
Pada sesi terakhir, Coach Imam kembali hadir dengan materi Empowering Teams with Talent DNA. Sebelumnya, para peserta telah mengisi DNA Talent Test untuk mengenali karakter dan potensi diri masing-masing. Melalui sesi ini, peserta diajak untuk memahami bahwa setiap orang memiliki peran penting dalam tim, dan kesuksesan organisasi bergantung pada bagaimana setiap individu berkontribusi dengan keunggulannya masing-masing. Sesi ketiga diakhiri dengan menyanyikan bersama lagu Lir Ilir yang punya makna mendalam.
Setelah semua rangkaian acara selesai, para peserta meninggalkan ruangan dengan wajah penuh inspirasi dan tekad baru. “Pelatihan ESQ ini luar biasa, saya kira ini menjadi pendorong faktor pengungkit untuk bagaimana mencapai tujuan kita. Sekarang ranking 4 nasional, Insya Allah kedepan menjadi ranking 1 dan 500 besar universitas di dunia,” ujar Prof. Dr. Ir. Sri Puryono KS, MP salah satu peserta, Kepala Kantor Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus. “Pelatihan ESQ ini sangat keren sekali, terima kasih Tim DSDM yang telah memfasilitasi acara ini dengan sangat luar biasa. Semoga pelatihan ini tidak hanya terhenti sampai sini saja tapi juga lanjut ke chapter-chapter berikutnya dan semoga tidak hanya untuk dosen dan tendik tutam saja, tapi juga seluruh sumber daya manusia yang ada di Undip”, imbuh Farida Nur Hadini Nuzulia, S.E. selaku peserta Supervisor Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi seluruh peserta dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan dan sinergi di lingkungan Undip. Undip terus berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia yang unggul melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan diri. Semoga hasil dari kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka di Undip tercinta.
oleh Mona Martinasari | Jan 23, 2025 | Seleksi, Utama |
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan pegawai Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) membuka kesempatan untuk mengikuti Seleksi Terbuka Penerimaan Pegawai Mitra Tahun 2025. Seluruh rangkaian seleksi terbuka diselenggarakan tanpa memungut biaya dari peserta. Adapun persyaratan, tata cara pendaftaran, tahapan serta ketentuan lainnya dapat diunduh pada lampiran pengumuman ini
Link Pendaftaran : Rekrutmen Pegawai Mitra Tahun 2025
Link Pengumuman : Pengumuman Seleksi Terbuka Penerimaan Pegawai Mitra Tahun 2025
oleh Mona Martinasari | Jan 23, 2025 | Berita, Presensi |
Berkenaan dengan pemantauan disiplin kehadiran dan dasar proses pembayaran insentif pegawai Universitas Diponegoro, maka kami sampaikan beberapa informasi berikut:
- seluruh pegawai wajib mematuhi aturan jam kerja berlaku;
- ketidakhadiran pegawai yang diizinkan di hari/jam kerja dan dapat dicatat dalam rekap presensi melalui SSO-Sistem Informasi Kepegawaian Sistematis dan Integratif (SiKaSmI) meliputi:
- cuti (tahunan/alasan penting/sakit/melahirkan/besar/di luar tanggungan negara);
- tugas/dinas di luar lingkungan unit kerja/unit kerja lain/instansi lain; dan
- tugas belajar yang dibebaskan dari jabatan;
- batas pengajuan ketidakhadiran cuti, revisi/lupa presensi dan tugas/dinas sesuai dengan tabel 1 dan 2;
- permohonan izin lembur kepada Rektor diajukan maksimal 1 hari kerja sebelum kegiatan lembur dilaksanakan;
- Wakil Rektor Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum dan Organisasi melalui Direktorat Sumber Daya Manusia berhak untuk menolak permohonan pengajuan ketidakhadiran poin 3 dan izin lembur poin 4 jika melebihi batas waktu yang telah ditetapkan.
Tabel 1. Alur Berdasarkan Jenis Pengajuan
Jenis Pengajuan |
Alur Pengajuan |
pengajuan cuti |
pegawai → verifikasi oleh atasan langsung dan/atau pejabat yang berwenang |
pengajuan revisi/lupa presensi |
pembatalan cuti |
pegawai/operator unit → verifikasi oleh admin DSDM melalui: https://bit.ly/BatalCuti |
pengajuan tugas/dinas |
- dibuktikan Surat Tugas (ST);
- ST pegawai fakultas/sekolah/ kantor pusat/lembaga melalui operator E-Duk masing-masing unit kerja.
|
pembatalan tugas/dinas |
pegawai/operator unit → verifikasi oleh admin DSDM melalui: https://bit.ly/BatalST |
Tabel 2. Batas Pengajuan Ketidakhadiran, Revisi dan Tugas/Dinas
Jika tanggal 1 jatuh pada |
Batas Pengajuan dan Verifikasi |
Jumat |
tanggal 4 bulan berikutnya |
Sabtu |
tanggal 3 bulan berikutnya |
Hari Kerja |
tanggal 2 bulan berikutnya |
Minggu |
Surat edaran resmi dapat diunduh pada link di bawah ini (pdf):
2025_01_22_Ketentuan Presensi dan Status Ketidakhadiran bagi Pegawai
oleh Mona Martinasari | Jan 20, 2025 | Berita, Utama |
Pejabat yang berwenang menandatangani dokumen peniaian kinerja pegawai sebegai berikut:
- berdasarkan Pasal 14 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara, disebutkan bahwa Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) ditandatangani oleh pegawai dan ditetapkan oleh Pejabat Penilai Kinerja;
- berdasarkan Pasal 1 Peraturan Menteri dimaksud disebutkan bahwa Pejabat Penilai Kinerja adalah atasan langsung pegawai dengan ketentuan paling rendah pejabat pengawas atau pejabat lain yang diberi pendelegasian kewenangan;
- berdasarkan butir 1 (satu) dan 2 (dua) di atas, dokumen Evaluasi Kinerja Pegawai Tahun 2024 dan rencana Sasaran Kinerja Pegawai Tahun 2025 wajib ditetapkan/ditandatangani oleh atasan langsung (atasan pejabat penilai kinerja tidak perlu menetapkan/ menandatangani dokumen Evaluasi Kinerja Pegawai Tahun 2024 kecuali terdapat keberatan atas hasil evaluasi kinerja pegawai);
- memperhatikan riwayat pelayanan Kenaikan Pangkat (KP) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SI ASN), khusus bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tenaga Kependidikan dengan Jabatan Pelaksana yang akan menjalani KP diwajibkan menyusun SKP dalam 2 (dua) versi yaitu:
- SKP yang ditetapkan/ditandatangani oleh atasan langsung sesuai butir 3 (tiga) di atas; dan
- SKP yang ditetapkan/ditandatangani oleh Wakil Dekan II bagi yang bekerja di Fakultas/Sekolah dan SKP yang ditetapkan/ditandatangani oleh Wakil Rektor III bagi yang bekerja di Lembaga/Badan/SPI/Biro/Direktorat/UPT/Kantor/RSND;
- PNS Tenaga Kependidikan yang akan menjalani KP wajib menyampaikan draf SKP yang akan ditetapkan/ditandatangani oleh Wakil Rektor III kepada Direktorat Sumber Daya Manusia dengan melampirkan SKP yang ditetapkan/ditandatangani oleh atasan langsung untuk diproses lebih lanjut.
Surat resmi dapat diunduh di bawah ini:
Surat 803_2025_Pejabat Penilai Kinerja Pegawai
oleh Mona Martinasari | Jan 10, 2025 | Berita |
Universitas Diponegoro (Undip) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan Pengambilan Sumpah Pegawai Tetap Universitas Diponegoro Non-ASN (PTU Non-ASN) yang digelar pada Kamis, 9 Januari 2025. Acara berlangsung secara khidmat di Gedung Prof. Sudharto, Kampus Undip Tembalang.
Peserta yang mengikuti prosesi ini telah berhasil melalui masa percobaan serta pendidikan dan pelatihan dasar dengan hasil yang memuaskan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tahapan formal untuk mengukuhkan status para pegawai tersebut sebagai PTU Non-ASN.
Dalam sambutannya, Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menyampaikan “dengan diangkatnya status pegawai menjadi PTU Non-ASN diharapkan kinerja dan pengabdian menjadi lebih baik” ungkapnya. Beliau juga menekankan bahwa, “Undip menganut sistem merit” yaitu kebijakan dan manajemen yang didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, dan kinerja secara adil dan objektif. Dimana indikator pegawai dinyatakan bagus maka mereka layak untuk dapat naik dalam tugas tambahan yang lebih tunggi.

Acara ini dimulai dengan prosesi pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipandu oleh Rektor, disaksikan oleh seluruh tamu undangan. Salah satu PTU Non-ASN, Fauzan Abiyyu Dzaky, A.Md.Kom., mengungkapkan rasa syukur dan harapannya. “Semoga dengan bekerja di Undip bisa menjadi ladang pahala untuk kita semua,” ujarnya.
Selain mengukuhkan 185 orang PTU Non-ASN, Rektor juga melantik 5 orang dosen tugas tambahan diantaranya Ketua Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, 2 Sekretaris Prodi Sekolah Vokasi dan 2 Direktur Rumah Sakit Nasional Diponegoro. Selamat mengemban amanah baru, semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme sesuai dengan visi dan misi Undip.