Penerimaan Calon Dosen Tetap Non PNS ITS Tahun Anggaran 2025, Undangan Terbuka untuk Putra-Putri Terbaik Bangsa

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia terbaik untuk bergabung sebagai Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (Non PNS) pada Tahun Anggaran 2025. Pendaftaran telah dibuka mulai tanggal 21 Juli hingga 31 Agustus 2025 melalui laman resmi https://rekrutmen-dosen.its.ac.id.

Seleksi ini dibuka secara terbuka dan kompetitif untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di berbagai departemen dan fakultas di lingkungan ITS. Formasi yang tersedia mencakup berbagai bidang keilmuan, dari teknik, desain, informatika, kelautan, aktuaria, hingga kedokteran dan manajemen.

Para pelamar wajib memiliki kualifikasi pendidikan minimal S2, S3, atau Spesialis (Sp1/Sp2) sesuai dengan formasi yang dilamar, serta memenuhi berbagai persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan. ITS juga mengutamakan kandidat yang memiliki pengalaman akademik atau kolaborasi internasional, publikasi ilmiah, serta komitmen untuk terus mengembangkan kompetensinya.

Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, tes kompetensi dasar (TPA dan wawasan kebangsaan), psikotes, microteaching dan wawancara bidang, hingga wawancara pimpinan. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya apapun.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus, wajib siap menjalani ikatan dinas minimal lima tahun dan mulai bertugas pada Januari 2026.

Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro menghimbau kepada alumni Universitas Diponegoro dan masyarakat umum yang memenuhi syarat dan berminat untuk mengembangkan kariernya di dunia akademik nasional agar tidak melewatkan kesempatan ini.

Informasi lengkap, formasi, serta tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman https://rekrutmen-dosen.its.ac.id. Pertanyaan juga dapat diajukan melalui layanan WhatsApp resmi ITS di 081130551020.

Lampiran: PENERIMAAN CALON DOSEN TETAP NON PNS DI LINGKUNGAN ITS TAHUN ANGGARAN 2025

Tingkatkan Keselamatan Kerja dan Validasi Kompetensi, Undip Gelar Sertifikasi K3 Perkantoran, Genset, dan OPLB3

Tingkatkan Keselamatan Kerja dan Validasi Kompetensi, Undip Gelar Sertifikasi K3 Perkantoran, Genset, dan OPLB3

Semarang, 22–25 Juli 2025 – Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Pelatihan dan Uji Sertifikasi K3 Perkantoran, Genset, dan OPLB3 Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dekanat Fakultas Teknik Lantai 4 dan diikuti oleh total 70 peserta yang merupakan tenaga kependidikan dari berbagai unit di lingkungan Undip.

Kegiatan ini terbagi dalam tiga kelas utama, yaitu K3 Perkantoran dengan 40 peserta, Pengoperasian dan Pemeliharaan Genset dengan 20 peserta, serta OPLB3 (Operasional Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun) dengan 10 peserta. Peserta mendapatkan pelatihan intensif selama beberapa hari sebelum mengikuti uji sertifikasi sebagai bentuk validasi atas kompetensi yang telah dimiliki.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Sumber Daya Manusia, Prof. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pemahaman terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja, bahkan dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan perkantoran

“Masing-masing pegawai perlu memahami pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) ketika bekerja. Hal-hal kecil seperti kebiasaan duduk di kantor juga perlu diperhatikan agar kedepannya tidak mengganggu kesehatan.Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali staf tidak hanya dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pengakuan resmi atas kompetensinya. Ibarat sudah bisa menyetir, maka perlu SIM, demikian juga dalam bekerja, penting untuk memiliki sertifikasi yang sah sebagai bentuk validasi profesional”, ujarnya.

Pelatihan ini menghadirkan tim ahli dari PT Faza Utama Sejahtera sebagai narasumber utama. Materi disampaikan melalui sesi kelas dan juga praktik lapangan, termasuk simulasi kebencanaan, untuk memastikan peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung.

Pelatihan untuk kelas K3 Perkantoran dan OPLB3 berlangsung hingga tanggal 24 Juli dan dilanjutkan dengan uji sertifikasi pada 25 Juli 2025. Sementara itu, kelas Pengoperasian dan Pemeliharaan Genset selesai lebih awal pada 23 Juli dan mengikuti uji sertifikasi di hari yang sama dengan kelas lainnya.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Universitas Diponegoro berharap para tenaga kependidikan dapat bekerja dengan lebih aman, efisien, dan bertanggung jawab, serta memiliki legalitas kompetensi melalui sertifikasi resmi yang diperoleh. (Media DSDM)

Undip Gelar PEKERTI 2025 untuk Tingkatkan Profesionalisme Dosen di Era World Class University

Undip Gelar PEKERTI 2025 untuk Tingkatkan Profesionalisme Dosen di Era World Class University

Semarang, 21 Juli 2025 — Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Senat, Gedung A FISIP Universitas Diponegoro dan akan dilaksanakan mulai tanggal 21 hingga 29 Juli 2025.

PEKERTI merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kapasitas pedagogik dosen dalam mengajar, menyusun soal, serta menyampaikan teori secara sistematis. Kegiatan ini menggunakan metode tatap muka melalui diskusi, studi kasus, praktik, dan tugas mandiri.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP Undip, Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin., menekankan pentingnya paradigma baru PEKERTI dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi menuju World Class University (WCU). “Kita harus menyediakan peluang dan fasilitas agar setiap dosen bisa berkembang. PEKERTI ini penting untuk memperkuat teaching activities. Tanpa PEKERTI, tidak bisa lanjut ke AA” ujarnya.

Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., sebagai salah satu narasumber menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya soal teknik mengajar, namun juga refleksi atas tantangan global, termasuk kesiapan tenaga pengajar Indonesia menghadapi persaingan dengan tenaga pengajar luar negeri. Menurutnya, PEKERTI ini dapat meningkatkan profesionalisme dosen terkait bagaimana menyampaikan teori dalam pembelajaran dengan cara memilah informasi, termasuk pemanfaatan AI. 

Dr. Endang, dosen dari Fakultas Sains dan Matematika, memaparkan bahwa pendidikan harus dipandang sebagai sebuah sistem utuh yang mempengaruhi kualitas bangsa. “Rendahnya pendidikan menyebabkan pendidik mudah dikirim tanpa pertimbangan yang matang. Kualitas pemimpin tergantung pada kualitas rakyatnya,” tegasnya.

Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber lain seperti Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM yang membahas tentang etika dan moral pembelajaran, serta S. Rouli Manalu, S.Sos., MCommSt., Ph.D., dan Ika Riswanti Putranti, S.H., M.H., Ph.D. yang menyampaikan materi mengenai muatan lokal dalam pengajaran.

Sebanyak 35 peserta mengikuti pelatihan ini secara aktif. Diskusi berjalan interaktif, salah satunya saat Prof. Arief bertanya, “Mengapa kita perlu PEKERTI?”, yang dijawab oleh salah satu peserta, “Karena saya dari bidang profesional dan perlu mengetahui bagaimana metode pengajaran yang tepat untuk mahasiswa.”

Melalui pelatihan ini, Universitas Diponegoro berkomitmen meningkatkan profesionalisme dosen serta memperkuat fondasi pendidikan tinggi yang adaptif dan inovatif, sejalan dengan semangat menuju universitas berkelas dunia. (Media DSDM)

Informasi Beasiswa LPDP King’s College London Singhasari Program Master 2025

Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro meneruskan informasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait pembukaan Program Beasiswa LPDP – King’s College London (KCL) Singhasari Program Master Tahun 2025.

Program ini merupakan kerja sama antara LPDP dan King’s College London, yang memberikan beasiswa penuh (fully-funded) mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, asuransi, transportasi, biaya publikasi ilmiah, hingga keadaan darurat.

Pendaftaran dibuka mulai 24 Juni hingga 24 Juli 2025, dan terbuka bagi masyarakat umum, Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/POLRI, serta profesional yang memenuhi persyaratan. Dua program studi unggulan yang ditawarkan adalah:

  • Master of Science in Digital Economies

  • Master of Arts in Digital Futures

Perkuliahan akan berlangsung di King’s College London Singhasari, yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Malang, Jawa Timur. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan strategis dalam menghadapi transformasi digital, mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, dan mendorong inovasi di sektor publik maupun swasta.

Informasi lengkap terkait persyaratan, prosedur pendaftaran, dan rincian program dapat diakses melalui laman resmi LPDP di:
🔗 https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/targeted/beasiswa-lpdp-kings-college-london-singhasari-program-master-tahun-2025/

DSDM Undip menghimbau kepada dosen dan pegawai yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan ini guna meningkatkan kapasitas akademik dan profesional di bidang digital dan inovasi. (Media DSDM)

Lampiran: Pengumuman Beasiswa LPDP King’s College London Singhasari Program Master 2025

Dukung Kinerja Dosen Lebih Berkualitas, Undip Adakan Workshop Peninjauan Formula BKD, IKW, dan IKK 2025

Dukung Kinerja Dosen Lebih Berkualitas, Undip Adakan Workshop Peninjauan Formula BKD, IKW, dan IKK 2025

Semarang, 15–16 Juli 2025 – Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Workshop Peninjauan Formula Perhitungan BKD (Beban Kerja Dosen), IKW (Indikator Kinerja Wajib), dan IKK (Indikator Kinerja Tambahan). Bertempat di Gedung BPKJ Kampus Tembalang, workshop ini diikuti oleh 41 perwakilan dari Direktorat, Wakil Direktorat, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Manajer, Supervisor Sumber Daya, serta staf terkait di lingkungan UNDIP.

Acara dimulai dengan sambutan dari Wakil Rektor III, Prof. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T., yang menyampaikan:

“Kegiatan ini perlu segera digelar untuk menemukan formula yang tepat dalam penghitungan BKD, IKW, dan IKK dosen yang harapannya dapat diimplementasikan pada Agustus mendatang. Oleh karena itu, kami mendatangkan perwakilan dari berbagai direktorat seperti direktorat hukum, keuangan, akademik, SDM serta dari Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi, agar hasil formula ini dapat langsung diterapkan dalam sistem yang akan dibuat. Semoga acara ini lancar dan bermanfaat bagi kita semua.”

Pada sesi arahannya, Wakil Rektor II, Dr. Warsito Kawedar, S.E., M.Si., Akt., menegaskan tujuan konkret workshop:

“Dalam kegiatan ini kita akan merumuskan kebijakan mana yang dipertahankan, dihapus, atau ditambah. Dari evaluasi lapangan, ditemukan beberapa hal yang perlu dibatasi atau diubah. Tujuan kita adalah menciptakan formula yang lebih adil, transparan, dan mampu meningkatkan kualitas kinerja dosen Undip.”

Workshop berlangsung dalam format interaktif dengan 3 kelompok kerja yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Penunjang. Setiap kelompok dipimpin oleh PIC dan notulis yang mencatat hasil diskusi. 

Setelah diskusi, masing-masing kelompok mempresentasikan hasilnya di hadapan para reviewer yakni Wakil Rektor II (Dr. Warsito Kawedar), Wakil Rektor III (Prof. Adian), dan Wakil Kepala Badan Perencanaan & Pengembangan, Prof. Dr. Kholis Roisah, S.H., M.Hum.

Hasil workshop berupa formula baru yang lebih adil, transparan, dan sistematis telah disepakati untuk kemudian dituangkan dalam peraturan rektor serta akan diintegrasikan ke dalam sistem yang dibuat oleh Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi. Workshop ini diharapkan dapat memperkuat mekanisme penilaian kinerja dosen serta mendukung Undip untuk menuju institusi akademik yang lebih profesional. (Media DSDM)