Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Pelatihan Dosen Wali Periode Februari 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Rabu, 11 Februari 2026 untuk kelas pertama dan Kamis, 12 Februari 2026 untuk kelas kedua. Kegiatan ini bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing DSDM, Gedung SA–MWA Lantai 2.
Pelatihan ini diikuti oleh total 80 dosen muda di lingkungan Universitas Diponegoro. Peserta terbagi ke dalam dua kelas, dengan 52 peserta pada kelas pertama dan 28 peserta pada kelas kedua.
Kegiatan diawali dengan pembacaan laporan oleh Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochammad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Env.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam laporannya, beliau menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan, susunan acara, serta teknis pelaksanaan pelatihan.
Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran dosen wali dalam mendampingi mahasiswa selama masa studi. Menurutnya, mahasiswa membutuhkan kehadiran dosen wali yang tidak hanya berperan sebagai figur orang tua di kampus, tetapi juga sebagai sosok kakak yang mampu menjalin komunikasi yang lebih dekat, terbuka, dan suportif.
Beliau juga menyampaikan bahwa jarak usia yang relatif tidak terlalu jauh antara dosen muda dan mahasiswa diharapkan dapat menjadi keunggulan tersendiri dalam membangun kedekatan emosional. Diharapkan melalui pelatihan ini, para dosen muda memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran dosen wali yang tepat sesuai kebutuhan mahasiswa Undip, sekaligus mendapatkan informasi terkait perubahan pada sistem penunjang pengajaran mahasiswa yang saat ini tengah dikembangkan secara masif oleh universitas.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan penguatan kompetensi kepada dosen muda agar mampu menjalankan peran sebagai dosen wali secara optimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi terhadap berbagai pembaruan sistem akademik yang mendukung proses pembelajaran mahasiswa.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis yang disampaikan oleh para narasumber berkompeten, di antaranya:
Peraturan Akademik oleh Prof. Dr. nat. tech. Siswo Sumardiono, S.T., M.T.
Bimbingan Non Akademik oleh Dr. Ir. Abdul Syakur, S.T., M.T., IPU. dan Dr. Annastasia Ediati, S.Psi., M.Sc., Ph.D.
Bimbingan Akademik melalui SIAP oleh Dr. Aris Puji Widodo, S.Si., M.T.
Teknik Komunikasi Konseling oleh Dr. Novi Qonitatin, S.Psi., M.A.
Self Discovery and Goal Oriented: Psikologis Fase Dewasa Muda oleh Dr. Dinie Ratri Desiningrum, S.Psi., M.Si.
Melalui rangkaian materi tersebut, para peserta dibekali pemahaman regulasi akademik, teknik pendampingan non-akademik, keterampilan komunikasi konseling, hingga pemahaman psikologis mahasiswa pada fase dewasa muda.
Dengan terselenggaranya Pelatihan Dosen Wali ini, Universitas Diponegoro berharap para dosen muda dapat menjalankan peran sebagai dosen wali secara profesional, empatik, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan mahasiswa, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan akademik di lingkungan Undip. (Media DSDM)
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Pelatihan Safety Driving Batch 2 Tahun 2026 pada Kamis–Jumat, 29–30 Januari 2026, bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing, DSDM, Gedung SA–MWA Lantai 2.
Kegiatan ini diikuti oleh 26 tenaga kependidikan dengan tugas sebagai pengemudi di lingkungan Universitas Diponegoro.
Pelatihan dibuka oleh Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochammad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Env.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelatihan keselamatan berkendara sangat dibutuhkan bagi para pengemudi Undip guna memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh penumpang.
Beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis mengemudi, tetapi juga memperkuat aspek pelayanan prima (service excellence) dalam menjalankan tugas. Prof. Arief turut mengapresiasi dedikasi para pengemudi Undip yang selama ini telah memberikan pelayanan dengan baik. Bahkan, beliau pernah menerima testimoni positif dari salah satu penumpang terkait pelayanan pengemudi Undip yang dinilai profesional dan memuaskan.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Goway Training and Consulting, yang memberikan pembekalan komprehensif selama dua hari kegiatan. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi teori di dalam ruangan yang membahas konsep safety driving dan defensive driving, yaitu teknik mengemudi dengan mengutamakan keselamatan, kewaspadaan, serta kenyamanan penumpang dalam berbagai kondisi perjalanan.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik, meliputi praktik mengemudi, pengecekan kendaraan sebelum digunakan, serta penguatan materi pelayanan prima sebagai pengemudi profesional. Peserta dilatih untuk memahami pentingnya kesiapan kendaraan, ketelitian, serta sikap ramah dan responsif dalam memberikan layanan.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Universitas Diponegoro dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kependidikan, khususnya pengemudi, agar mampu menjalankan tugas secara aman, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengemudi di lingkungan Undip dapat mengimplementasikan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, sehingga menjadi pengemudi yang tidak hanya andal dalam berkendara, tetapi juga unggul dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh sivitas akademika. (Media DSDM)
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Pelatihan Kompetensi Calon Tugas Tambahan (Tutam) Tenaga Kependidikan Universitas Diponegoro sebagai bagian dari upaya penyiapan calon pimpinan administrasi yang profesional dan berdaya saing. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, diawali dengan sesi daring pada 13–24 Januari 2026, serta dilanjutkan dengan sesi luring pada 26 Januari 2026.
Pelatihan daring dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan pembelajaran mandiri pada Aplikasi Natalie DSDM, sementara kegiatan luring bertempat di Ruang Sindoro–Sumbing, DSDM Lantai II, Gedung SA–MWA Universitas Diponegoro.
Sebanyak 41 peserta mengikuti kegiatan ini, yang merupakan tenaga kependidikan Universitas Diponegoro dan telah melalui tahapan asesmen tugas tambahan sebelumnya. Pelatihan ini dibuka secara daring oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa proses pencarian figur pimpinan di Undip saat ini dilakukan melalui pendekatan yang lebih strategis dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa calon tenaga kependidikan dengan tugas tambahan tidak lagi hanya diuji melalui rangkaian tes semata, melainkan dipetakan kompetensinya terlebih dahulu dan dibekali pelatihan yang terstruktur, sehingga benar-benar siap menjadi sosok pimpinan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai Universitas Diponegoro.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan melatih para calon Tutam Tendik agar memiliki kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan pemahaman tata kelola yang memadai sehingga layak mengemban peran sebagai supervisor di lingkungan Undip.
Pada sesi daring, peserta mengikuti pembelajaran mandiri melalui Aplikasi Natalie, yang memuat berbagai modul pelatihan serta kuis evaluasi yang harus dikerjakan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Selanjutnya, pada sesi luring, peserta mendapatkan penguatan materi melalui pemaparan langsung dari para narasumber berpengalaman, meliputi:
Materi 1: Kesiapan Manajerial Tenaga Kependidikan: Membangun Kapasitas, Memimpin Perubahan oleh Dr. Novi Qonitatin, S.Psi., M.A.
Materi 2: Optimalisasi Peran Tenaga Kependidikan melalui Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang Profesional oleh Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Env.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.
Materi 3: Sharing Session: Best Practices dalam Pengelolaan Tim dan Tata Kelola Administrasi oleh Mia Prameswari, S.E., M.Si.
Melalui pelatihan ini, Universitas Diponegoro berharap para peserta memiliki kesiapan kompetensi, kepemimpinan, dan pemahaman tata kelola yang lebih matang, sehingga mampu berkontribusi optimal sebagai calon tenaga kependidikan dengan tugas tambahan serta mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja institusi. (Media DSDM)
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) kembali menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Hasil Asesmen Dasar Administrasi Tahun 2025 bagi tenaga kependidikan dengan jabatan petugas keamanan dan pramu bakti. Program ini merupakan lanjutan dari asesmen yang telah dilaksanakan sebelumnya dan ditujukan bagi kelompok 2 dan 3.
Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama 12 pertemuan, dimulai pada tanggal 26 Januari hingga 18 Februari 2026, bertempat di Laboratorium Komputer Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Lantai 3. Sebanyak 76 peserta mengikuti rangkaian kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi menuju peran baru sebagai tenaga pengadministrasi.
Pada sesi pembukaan kegiatan, Wakil Direktur Evaluasi dan Pengembangan Karier DSDM, Prof. Dr. Moh. Djaeni, S.T., M.Eng., menyampaikan sambutan yang memotivasi para peserta. Beliau menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat. “Zaman semakin berkembang dan memerlukan adaptasi. Bapak ibu perlu yakin, percaya diri, dan lebih semangat lagi dalam mencari rezeki. Pemahaman setiap orang memang berbeda-beda, yang terpenting adalah kita berusaha dan fokus pada diri sendiri. Jika belum memahami, jangan ragu untuk bertanya kepada yang lebih menguasai. Intinya kita harus terus berusaha demi kemajuan kita bersama dan juga kemajuan Undip,” ungkapnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama dari DSDM Undip, yaitu Rahel Suminar Nandita Sianipar, S.T., beserta tim. Materi yang disampaikan difokuskan pada peningkatan keterampilan administrasi berbasis teknologi informasi, terutama penggunaan aplikasi Google Workspace. Para peserta dibekali panduan lengkap mengenai penggunaan Google Docs dan Google Sheets yang relevan dengan tugas-tugas administratif.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi pendukung berupa pengelolaan email institusi serta pemanfaatan Google Form sebagai sarana pengolahan data dan komunikasi kerja. Seluruh materi dirancang agar mudah dipahami dan aplikatif sesuai kebutuhan pekerjaan sebagai tenaga pengadministrasi.
Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk komitmen Universitas Diponegoro dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia, khususnya bagi tenaga kependidikan yang diproyeksikan untuk dipromosikan menjadi tenaga pengadministrasi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat lebih siap, percaya diri, dan terampil dalam menjalankan tugas baru yang akan diemban.
Melalui program pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, Undip terus berupaya menciptakan tenaga kependidikan yang profesional, adaptif, dan siap mendukung tata kelola administrasi universitas secara lebih efektif dan modern.
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sinergi Hati di Tempat Kerja: Membangun Komunikasi Positif Antar Insan Kantor” pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Muladi Dome Lantai 2, Kampus Undip Tembalang.
Kegiatan ini diikuti oleh 287 peserta yang merupakan pegawai Undip baik dosen maupun tenaga kependidikan dengan usia produktif. Pelatihan menghadirkan narasumber dari RSJD dr. Amino Gondohutomo yaitu Hamargomurni, S.Psi., Psikolog, didampingi psikolog Th. Asri Luberingsih, S.Psi., Psikolog; Mira Permatasari Purnama, S.Psi., M.Psi., Psikolog; dan L. Rizki Marhendrawati, M.Psi., Psikolog.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau berbagi pengalaman pribadi mengenai bagaimana kompetensi komunikasi yang baik telah memberikan perubahan besar dalam perjalanan hidupnya. Rektor juga menegaskan bahwa keberhasilan organisasi bukan hanya bergantung pada keahlian teknis, tetapi juga pada kemampuan pegawai membangun komunikasi yang sehat dan empatik.
Pelatihan berlangsung meriah dan interaktif. Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi ice breaking oleh tim pendamping dari RSJD untuk membangun keakraban dan menghilangkan kejenuhan. Selanjutnya, Hamargomurni, S.Psi., Psikolog menyampaikan materi inti terkait pola komunikasi efektif, teknik menyampaikan pendapat tanpa konflik, membangun empati di lingkungan kerja, hingga cara menciptakan hubungan profesional yang suportif.
Setelah materi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan kolaboratif antar kelompok yang dipandu oleh tim RSJD. Peserta dibagi ke dalam beberapa tim dan aktif berkompetisi untuk memperebutkan peringkat juara 1 hingga juara harapan 2. Antusiasme peserta sangat tinggi, ditunjukkan dengan kekompakan, keceriaan, dan sportivitas selama permainan berlangsung.
Pelatihan ini menjadi momentum positif bagi pegawai Undip untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal, memperkuat hubungan kerja, dan menciptakan iklim kantor yang lebih sehat, harmonis, dan produktif. Melalui kegiatan ini, Universitas Diponegoro berharap suasana kerja yang kolaboratif, suportif, dan penuh empati semakin menguat di seluruh unit kerja.
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan kegiatan Asesmen Dasar Administrasi bagi tenaga kependidikan dengan tugas sebagai petugas keamanan dan pramu bakti, pada Senin, 22 September 2025, bertempat di Ruang Laboratorium Komputer, Gedung B Lantai 3, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Kegiatan ini diikuti oleh 94 peserta, yang terdiri dari petugas keamanan dan pramu bakti dari berbagai unit kerja di lingkungan Universitas Diponegoro. Seluruh peserta menjalani tes administrasi dasar dan tes komputer dasar menggunakan Sistem Asesmen Universitas Diponegoro (AUDI) — sebuah sistem berbasis komputer yang dikembangkan oleh DSDM untuk mendukung proses asesmen kompetensi secara digital, objektif, dan terstandar.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., selaku Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, yang menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan bagian dari langkah strategis universitas dalam meningkatkan kualitas sumber daya tenaga kependidikan non-administratif.
“Asesmen ini menjadi momen penting untuk mengukur kemampuan dasar para peserta, baik dalam hal administrasi maupun keterampilan komputer. Hasilnya akan menjadi dasar untuk menilai potensi sekaligus menentukan kebutuhan pelatihan lanjutan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjaring talenta yang siap mendukung layanan administrasi universitas secara lebih profesional,” ujar Prof. Arief.
Turut hadir Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi Universitas Diponegoro, yang turut memantau jalannya kegiatan asesmen. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang berjalan tertib dan efisien.
“Program asesmen seperti ini penting untuk memastikan seluruh pegawai memiliki kompetensi dasar yang relevan dengan perkembangan sistem administrasi modern, sehingga Undip dapat terus meningkatkan mutu layanannya,” ungkap Prof. Adian.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib, di bawah pengawasan tim pelaksana dari Direktorat SDM. Peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian tes, mulai dari ujian administrasi hingga keterampilan komputer yang meliputi penggunaan aplikasi perkantoran dan sistem berbasis daring.
Melalui kegiatan asesmen ini, Universitas Diponegoro menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kependidikan, khususnya dalam mendukung pelayanan administratif yang cepat, akurat, dan berorientasi pada mutu. Hasil dari asesmen ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pelatihan di masa mendatang untuk memperkuat kapasitas pegawai di berbagai unit kerja di lingkungan Undip.