38 Calon Jamaah Haji Undip Dilepas Secara Khidmat oleh Rektor

38 Calon Jamaah Haji Undip Dilepas Secara Khidmat oleh Rektor

UNDIP,Semarang (5/5/2025) – Universitas Diponegoro (Undip) kembali menunjukkan perhatiannya terhadap kesejahteraan civitas academica melalui pelepasan secara resmi calon jamaah haji dari keluarga besar Undip. Acara ini dilaksanakan di Ruang Sidang Rektor yang terletak di Gedung Widya Puraya lantai 2.

Acara dimulai pukul 14.00 WIB dengan suasana penuh kekhidmatan dan penuh kehangatan. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari panitia, acara ini dihadiri langsung oleh Rektor Undip, jajaran pimpinan universitas dan DSDM Undip, serta para calon jamaah haji dari berbagai unit kerja. Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T. selaku Wakil Rektor III Sumber Daya Manusia,Teknologi Informasi, Hukum dan Organisasi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan doa bagi para calon jamaah. 

“Alhamdulillah, tahun ini ada 38 calon jemaah haji dari Undip. Semoga seluruh proses ibadahnya diberikan kelancaran dan kesehatan,” tuturnya. Ia juga sempat berbagi kisah pribadi mengenai pengalaman menunaikan ibadah haji, termasuk tantangan logistik seperti tenda di Mina yang tak cukup menampung jamaah dan pentingnya menjaga fisik selama perjalanan.

Suasana menjadi momen magis yang tak terlupakan ketika perwakilan calon jemaah haji, Prof. Dr.Ing. Ir. Suherman, S.T., M.T. menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para pimpinan universitas dan pihak terkait. “Ibadah haji ini bagi kami bukan hanya perjalanan fisik semata, tetapi juga merupakan perjalanan jiwa menuju kedekatan kepada Allah,” ujarnya penuh syukur.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rektor Undip,  Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. Beliau mengangkat refleksi personal mengenai perjalanan spiritualnya semasa haji yang menyentuh hati. Beliau juga mengenang masa kecilnya yang gemar membaca majalah-majalah jadul seperti Tempo, dan suka mengikuti cerita catatan pinggir yang salah satunya adalah tentang perjalanan penulis keliling dunia. Beliau menyampaikan kebingungannya sekaligus takjub mengenai alasan mengapa penulis pada akhirnya menyimpulkan bahwa dari semua kota yang pernah ia kunjungi ada Paris, Roma, hingga Tokyo penulis justru malah menyampaikan entah mengapa hanya satu kota yang selalu ia rindukan yaitu Mekkah. Penulis mengatakan, “Dari semua kota yang pernah saya singgahi dan lihat, kota yang panas inilah kota yang saya rindukan.” Ucap rektor Undip, heran sekaligus takjub.

Rektor juga menekankan pentingnya menjadikan ibadah haji sebagai titik balik pembentukan karakter. “Kesalehan pribadi semestinya tidak berhenti pada diri sendiri, namun juga berdampak pada kesalehan sosial. Haji yang mabrur adalah haji yang mampu untuk membentuk pribadi yang baru, menjadi pribadi yang lebih peduli, dan lebih membawa manfaat bagi lingkungan disekitarnya,” pesannya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan salam perpisahan dari rektor. “Dengan senang hati kami melepas Bapak-Ibu semua untuk menunaikan kewajiban seumur hidup ini. Jaga diri, jaga nama baik kampus almamater, dan mohon doanya agar Undip senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan,” tutupnya dengan nada tulus dan bahagia.

(Media DSDM)

Mengantar yang Purna Menyemai Kehormatan: Undip Melepas PNS Purna Tugas dengan Penuh Bangga dan Rasa Cinta

Mengantar yang Purna Menyemai Kehormatan: Undip Melepas PNS Purna Tugas dengan Penuh Bangga dan Rasa Cinta

UNDIP,Semarang (5/5/2025) – Di ruang bersuhu sejuk yang terletak di lantai dua Gedung Widya Puraya (Ruang Sidang Rektor), Suasana yang biasanya terasa begitu formal hari ini mendadak berubah menjadi hangat dan akrab. Tawa ringan terdengar, sapaan antar kolega mengalun halus dan pelan. Hari ini Universitas Diponegoro memberikan sesuatu yang tak bisa dibeli oleh apapun. Rasa penghargaan,momen kenangan dan cinta yang tulus.

Dalam acara “Pelepasan PNS Purna Tugas periode Januari – April 2025 dan penyerahan dana setiakawan korpri Universitas Diponegoro”, Undip tidak hanya melepaskan pegawainya yang memasuki pensiun namun juga membagikan cintanya serta merayakan dedikasi para pegawai.

Sebuah Salam Hangat yang Bukan Salam Perpisahan

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menyampaikan salam “perpisahan” yang justru lebih terasa seperti pelukan. Menunjukkan penghormatan nyata beliau sebagai pemimpin kepada para pengabdi Undip.

“Undip tidak akan sebagus ini kecuali tanpa jasa bapak ibu sekalian, saya kira ajaran agama juga mengatakan demikian. Sesuatu yang abadi itu ada 3 hal; amal jariyah,Ilmu yang bermanfaat dan doa anak saleh.Saya percaya jika kita niati untuk berkontribusi memberikan ilmu yang bermanfaat, Bapak dan ibu setidaknya telah meninggalkan salah satu yang abadi tersebut di kampus ini,” Ucap beliau, takzim sekaligus bangga.

Beliau percaya pemberian yang terasa kecil justru dapat menjadi kenangan besar yang tak terlupakan oleh para mahasiswa. Seperti juga pengabdian para pegawai undip yang hari itu dilepas.

Selanjutnya, Rektor juga menyampaikan bahwa meskipun undip termasuk kampus besar namun tetap selalu tidak luput dari ketidaksempurnaan sehingga beliau menghimbau untuk mengambil sesuatu yang baik-baiknya saja, atas dasar cinta. Baik atau buruk selama cinta tidak masalah sehingga hati nyaman dan tidak ada penyesalan sama sekali selama bapak atau ibu pensiun.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dana setiakawan kepada para pegawai yang telah purna tugas, sebagai simbol solidaritas dan kebersamaan dari KORPRI UNDIP. Hal itu diberikan tak hanya kepada mereka yang hadir,namun juga kepada keluarga yang mewakili pegawai yang telah wafat.

Ketua Paguyuban Wredatama Undip, Prof. Dr. Ir. Y. S. Darmanto, M.Sc. mengatakan,

“Minimal 3 bulan pertama setelah pensiun, jangan sampai sakit. Tetap semangat,sehat dan jangan lupa juga berdoa agar selamat. Kumpul dengan teman-teman untuk saling berbagi pengalaman.Itulah kunci kebahagiaan di masa pensiun,” Katanya, disambut riuh hangat dari para hadirin.

Momen yang paling menyentuh adalah saat penyampaian Pesan dan kesan dari Dra. Diana Rusmawati, M.Psi, mewakili para purna tugas PNS beliau menyampaikan betapa harunya momen itu. Bukan karena duka namun perasaan cinta.

“Sebelumnya kami mungkin masih sibuk membuat RPS, mengisi SISTER Undip, dan bahkan berusaha untuk sekedar memahami sistem baru lagi yang bagi saya itu luar biasa. Tapi hari ini tidak terasa saya dan kawan -kawan telah resmi menjadi alumni. Alumni bukan hanya tempat kami mengabdi tetapi juga belajar,bertumbuh, bertambah tapi juga Lelah. Tetapi Kami akan tetap mencintai Universitas Diponegoro. Percayalah bahwa kami telah melakukan usaha dengan sepenuh hati dan melakukan yang terbaik yang kami mampu.”

Beliau mewakili segenap para purna Tugas PNS menyampaikan rasa terimakasih banyak atas kepercayaan yang begitu hangat dari para rekan – rekan di Undip dan juga para mahasiswa yang telah menjadi sumber semangat mereka dalam mengabdi. Harapan beliau dan Para Purna Tugas kedepannya UNDIP menjadi semakin maju,Unggul, menjadi ruang yang inspiratif,inklusif serta bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya.

Acara diakhiri dengan sesi foto Bersama dan juga ditutup dengan salam serta pelukan hangat satu sama lain.

(Media DSDM)

Teguhkan Integritas dan Mendorong Karya: UNDIP Lantik Pejabat Dosen, Rektor Serukan Semangat “Menjadi Champion” dan Bekerja Keras Membentuk Legacy

Teguhkan Integritas dan Mendorong Karya: UNDIP Lantik Pejabat Dosen, Rektor Serukan Semangat “Menjadi Champion” dan Bekerja Keras Membentuk Legacy

UNDIP, Semarang (25/4) – Universitas Diponegoro kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola organisasi yang unggul dan berintegritas melalui pelaksanaan Upacara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Universitas Diponegoro pada Jumat (25/4) yang bertempat di Gedung SAMWA Lantai 1, Kampus UNDIP Tembalang. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., para dekan sebagai saksi, rohaniawan, serta jajaran tamu undangan dari berbagai unit kerja.

Sebanyak lima pejabat dosen dengan tugas tambahan resmi dilantik dalam kesempatan ini untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan universitas. Mereka adalah:

  • Agung Julianto, S.E., M.Si., Akt., Ph.D. sebagai Ketua Departemen Akuntansi
  • Prof. Dr. Ir. Badrus Zaman, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. sebagai Ketua Departemen Teknik Lingkungan
  • dr. Galuh Hardaningsih, M.Si.Med., Sp.A(K). Sek sebagai Sekretaris Prodi Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
  • Dr. Anang Wahyu Sejati, S.T., M.T. sebagai Kepala Pusat Promosi dan Publikasi Hasil Penelitian Pengabdian Masyarakat
  • Adi Firman Ramadhan, S.E., M.Ak. sebagai Sekretaris Prodi S1 Akuntansi

 

Upacara dimulai dengan hadirnya peserta di tempat masing-masing dalam suasana yang hangat dan khidmat, saling menyapa dan berjabat tangan sembari menunggu Rektor memasuki ruangan. Setelah Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh hadirin. acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor mengenai pengangkatan pejabat baru.

Setelah pembacaan Surat Keputusan, prosesi dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Rektor dan didampingi oleh rohaniawan dari masing-masing agama. Sumpah jabatan mencakup komitmen untuk menjaga integritas, menjauhi penyalahgunaan wewenang, dan menjunjung tinggi transparansi serta profesionalisme.

Usai pengambilan sumpah, pembacaan Pakta Integritas dilakukan oleh panitia, diikuti dengan penandatanganan berita acara oleh para pejabat yang dilantik, disaksikan langsung oleh Rektor dan para saksi. Satu per satu, pejabat yang baru dilantik menerima ucapan selamat dari Rektor dan para pimpinan UNDIP lainnya.

Usai pelantikan, Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan sambutan yang inspiratif dan penuh makna. Dalam sambutannya, Prof. Suharnomo menekankan pentingnya keterlibatan karyawan dan apresiasi terhadap dedikasi seluruh civitas akademika. Ia menyampaikan bahwa karya adalah fondasi keberlanjutan institusi dan sistem kepemimpinan di UNDIP perlu dibangun dengan basis kualitas kinerja dan semangat kolaborasi.

“Pemilihan kata ‘karyawan dan karyawati’ yang diwariskan para pendahulu kita itu sungguh luar biasa. Karena jelas, basisnya adalah karya. Tidak berkarya, tidak makan. Ini menandakan bahwa kita hidup dari kontribusi nyata”.

Beliau juga menyampaikan bahwa kualitas pegawai dapat dikelompokkan ke dalam beberapa level: mulai dari solid citizens, keeper, hingga super keeper yang memiliki kinerja excellence dan inspiratif.

“Sebagian besar karyawan, sekitar 80%, umumnya saat ini berada pada level ‘solid citizen’ atau mereka yang bekerja dengan performa yang cukup. Namun, saat ini kita perlu bergerak menuju level berikutnya, yakni menjadi ‘keeper’ atau memiliki kinerja unggul (outstanding performance). Lebih dari itu, kita dorong lagi untuk mencapai tingkatan tertinggi yaitu ‘super keeper’ yakni mereka yang tidak hanya unggul dan berprestasi (excellence performance) saja, tetapi juga mampu menginspirasi”.

Beliau melanjutkan,

“Mereka ini berpikir dengan prinsip kelimpah ruahan, menjalin hubungan sebagai saudara, dan tidak pernah khawatir akan rezekinya. karena yakin setiap orang sudah memiliki jalan rezekinya masing-masing. Inilah sosok-sosok ‘champion’ yang akan meninggalkan legacy dan membawa perubahan nyata,” tegasnya.

Rektor juga menekankan bahwa terlalu banyak karyawan dengan kualitas cukup (average quality) justru bisa menggerus semangat para champion. Untuk itu, ia menyerukan pentingnya mengangkat standar performa dan membangun ekosistem kerja yang saling menguatkan.

Dalam penutup sambutannya, Rektor turut mengapresiasi capaian Fakultas Kedokteran yang berhasil masuk dalam perangkingan Internasional dan mendorong seluruh unit untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah, termasuk publikasi jurnal.

“Mari terus bekerja, berkarya, dan menjaga semangat keberkahan. Kita tidak hanya ingin menjadi lebih baik, tapi juga menginspirasi,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, doa bersama, dan ramah tamah dengan pemberian selamat oleh seluruh tamu undangan.

Dengan pelantikan ini, Universitas Diponegoro berharap dapat terus mendorong semangat kerja yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada penciptaan dampak nyata bagi institusi dan bangsa.

(Media DSDM)

Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai di Lingkungan Universitas Diponegoro dan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai di Lingkungan Universitas Diponegoro dan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, dengan ini disampaikan hal-hal sebagaimana berikut:

SE Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai di Lingkungan Undip

Australia & UK Mini Education Fair Universitas Diponegoro 2025

Australia & UK Mini Education Fair Universitas Diponegoro 2025

Universitas Diponegoro (Undip) melalui Direktorat SDM (DSDM) menghadirkan Study Abroad Application Day: Australia & UK Mini Education Fair 2025, sebuah kesempatan bagi tenaga dosen yang bercita-cita untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 21 Maret 2025 di Lantai 1 UPT Perpustakaan Undip, bekerja sama dengan IDP Semarang yang merupakan konsultan pendidikan yang berpengalaman dalam studi luar negeri. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor 3 Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum dan Organisasi, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan universitas-universitas ternama dari Australia dan Inggris. Beberapa universitas bergengsi yang hadir antara lain The University of Sydney, The University of Adelaide, Queen’s University Belfast, University of Glasgow UK. Kehadiran mereka memberikan peluang emas bagi para tenaga dosen untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai program studi, persyaratan pendaftaran, serta beasiswa yang tersedia.

Selain perwakilan universitas, acara ini juga menghadirkan berbagai booth informasi, seperti IELC English Course,  IDP General Booth & IELTS Preparation yang memberikan panduan serta persiapan menghadapi ujian IELTS. Tak hanya itu hadir pula Scholarship Corner, tempat untuk dapat memperoleh informasi mengenai berbagai peluang beasiswa untuk mendukung perjalanan studi mereka ke luar negeri. Para peserta yang hadir tampak antusias dan mengaku memperoleh wawasan menyeluruh tentang pendidikan internasional sebagai persiapan untuk meraih masa depan yang lebih cerah di dunia pendidikan global.

Strategi dan Langkah Jitu Kenaikan Jabatan Dosen, Simak Sosialisasi Terbaru 2025!

Strategi dan Langkah Jitu Kenaikan Jabatan Dosen, Simak Sosialisasi Terbaru 2025!

Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) Universitas Diponegoro (Undip) telah mengadakan Sosialisasi Petunjuk Teknis Layanan Pembinaan dan Pengembangan Profesi serta Karier Dosen pada Rabu, 12 Maret 2025. Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor, Lantai 2, Gedung Widya Puraya, Kampus Tembalang ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Senat Akademik dan seluruh Dekan dan Wakil Dekan fakultas/sekolah di lingkungan Undip.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor III, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T., yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Direktur SDM, Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc, Ph.D. dengan di moderatori oleh Prof. Dr. Moh. Djaeni, S.T., M.Eng., selaku Wakil Direktur DSDM. Dalam penjelasannya, Prof. Arief menyampaikan bahwa pengajuan usulan Guru Besar tidak hanya sebatas pemenuhan administrasi saja, tetapi juga harus melalui evaluasi kepatutan terkait kedudukan, fungsi, dan tujuan dosen dalam lingkungan akademik. Selain itu, setiap dosen diharapkan untuk lebih sadar dan aktif dalam mengelola akun SISTER mereka sendiri guna memastikan data yang tercatat selalu diperbarui sesuai ketentuan.

Dijelaskan pula bahwa pengajuan usulan Guru Besar harus dilakukan paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum Batas Usia Pensiun (BUP), dimulai dari proses internal di Undip. Sedangkan untuk syarat pengangkatan pertama sebagai dosen mencakup kepemilikan ijazah Magister atau Doktor, pengalaman mengajar minimal 1 (satu) tahun, serta memiliki karya ilmiah yang telah dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi. Dalam hal penghitungan Angka Kredit (AK), nilai tersebut dikonversi dari nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), dengan perkiraan waktu 8 (delapan) tahun bagi seorang Lektor Kepala untuk mencapai jenjang Guru Besar.

Lebih lanjut, masing-masing jenjang akademik memiliki persyaratan khusus untuk kenaikan jabatan. Untuk menjadi Asisten Ahli, dosen harus memenuhi syarat pengangkatan pertama, sedangkan untuk jenjang Lektor, diperlukan karya ilmiah yang di publikasikan dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi serta jurnal internasional bereputasi sebagai penulis pertama. Dosen yang sedang menjalani tugas belajar tetap memiliki kesempatan untuk mengajukan usulan kenaikan jabatan, selama tetap menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kredibilitas akademik, Komite Integritas memiliki peran penting dalam memfilter kandidat Guru Besar guna memastikan bahwa setiap usulan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Dalam sesi diskusi, Prof. Ir. Edy Rianto, M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Senat Akademik, menegaskan bahwa perlu adanya review integritas kandidat Guru Besar di tingkat fakultas oleh Komite Integritas. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan kredibilitas selama proses kenaikan jabatan akademik, khususnya bagi Lektor Kepala dan Guru Besar.

Antusiasme dosen dalam menyelesaikan beberapa permasalahan di fakultas/sekolahnya terkait dengan Teknis Layanan Pembinaan dan Pengembangan Profesi serta Karier Dosen dalam proses kenaikan jabatan akademik tahun 2025 ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan karier akademik Dosen di Undip, dengan memastikan bahwa proses kenaikan jabatan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan diharapkan para dosen yang eligible untuk dapat lebih siap dan memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan sehingga pengajuan jabatan akademik mereka dapat diterima pada kesempatan periode selanjutnya. Direktorat SDM Undip berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan bagi pengembangan karier akademik dosen di lingkungan universitas.