Dalam upaya meningkatkan kompetensi pegawai di bidang pengelolaan arsip, Universitas Diponegoro menggelar Pelatihan Program Arsip Vital Tahun 2026 yang diikuti oleh perwakilan pegawai dari berbagai fakultas, sekolah, dan unit kerja.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pengelolaan arsip vital yang baik dan sesuai ketentuan. Selain itu, peserta juga akan praktik langsung sehingga diharapkan mampu menerapkan pengelolaan arsip yang lebih tertata, aman, dan mudah diakses saat dibutuhkan.
Dengan adanya pelatihan ini, Undip terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola administrasi melalui pengelolaan arsip yang profesional dan berkelanjutan.
Belajar dari pengalaman satu sama lain selalu jadi cara yang seru untuk berkembang. Berangkat dari semangat itu, Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Semarang (USM) pada Kamis, 9 Juli 2026.
Dalam kunjungan ini, kedua kampus saling berbagi pengalaman seputar pengelolaan SDM, mulai dari pengembangan karier dosen, pengelolaan BKD dan SISTER, hingga peningkatan kompetensi tenaga kependidikan. Diskusi berlangsung santai, interaktif, dan penuh antusiasme, dengan banyak ide dan praktik baik yang saling dipertukarkan.
Semoga lewat pertemuan ini, kolaborasi antara Undip dan USM semakin erat serta melahirkan inovasi yang bisa membuat pengelolaan SDM menjadi semakin profesional, adaptif, dan berkualitas. Karena pada akhirnya, berkembang akan lebih mudah jika dilakukan bersama.
Universitas Diponegoro menyelenggarakan Rapat Koordinasi Bidang III dengan agenda Evaluasi Program Kerja Triwulan II dan Penyusunan Rencana Kerja Triwulan III pada Kamis–Jumat, 25–26 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampus BPKJ dan LPWP Universitas Diponegoro, Jepara, ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi serta menyelaraskan program kerja seluruh unit di bawah koordinasi Bidang III.
Rapat koordinasi diikuti oleh 40 peserta yang merupakan jajaran pimpinan Bidang III Universitas Diponegoro, terdiri atas Wakil Rektor III, para Direktur, Wakil Direktur, Kepala UPT, Kepala Kantor, Manajer, dan Supervisor dari berbagai unit kerja, di antaranya Direktorat Sumber Daya Manusia, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi, Direktorat Hukum dan Organisasi, UPT Perpustakaan dan Undip Press, serta Kantor Kearsipan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antarunit dalam mendukung pencapaian target kinerja Bidang III. Selain menjadi media evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja selama Triwulan II, rapat koordinasi ini juga menjadi forum untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan program kerja Triwulan III agar lebih efektif, terintegrasi, dan selaras dengan arah kebijakan Universitas Diponegoro.
Selama dua hari pelaksanaan, setiap unit diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian kinerja, progres pelaksanaan program, kendala yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut pada periode berikutnya. Paparan disampaikan secara bergantian oleh para Manajer, Direktur, Kepala Kantor, maupun Kepala UPT dengan alokasi waktu sekitar 30 menit untuk masing-masing unit. Setiap sesi kemudian dilanjutkan dengan diskusi, pemberian masukan, serta pembahasan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja.
Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif dengan melibatkan seluruh peserta. Berbagai isu strategis dibahas secara bersama-sama, mulai dari penguatan layanan sumber daya manusia, pengembangan sistem dan teknologi informasi, tata kelola organisasi, pengelolaan arsip, hingga peningkatan layanan perpustakaan dan penerbitan universitas. Melalui forum ini, setiap unit dapat saling berbagi pengalaman, menyelaraskan kebijakan, serta membangun kolaborasi yang lebih erat dalam mendukung pencapaian target institusi.
Melalui rapat koordinasi ini, Bidang III Universitas Diponegoro berharap tercipta kesamaan persepsi, peningkatan sinergi antarunit, serta implementasi program kerja yang semakin efektif dan berdampak bagi kemajuan Universitas Diponegoro. Komunikasi yang baik dan kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola universitas yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kepada seluruh sivitas akademika (Media DSDM)
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Sosialisasi Program Beasiswa Mitra (Co-Funding) LPDP Universitas Diponegoro Tahun 2026 pada Jumat, 19 Juni 2026, bertempat di Hall Utama Gedung Prof. Soedarto, Kampus Undip Tembalang, Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh 403 peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tingkat akhir dari berbagai fakultas dan program studi di lingkungan Universitas Diponegoro.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Program Beasiswa Mitra (Co-Funding) LPDP sekaligus mendorong peningkatan minat sivitas akademika Undip untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktor. Sosialisasi ini menjadi semakin relevan mengingat jumlah penduduk Indonesia yang menempuh pendidikan S2 dan S3 masih relatif rendah dibandingkan beberapa negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T.; Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D.; serta Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D.
Sebagai narasumber utama, kegiatan menghadirkan Direktur Beasiswa LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE, Ph.D. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting terkait program Beasiswa Mitra (Co-Funding) LPDP, mulai dari latar belakang program, skema pembiayaan bersama antara LPDP dan perguruan tinggi mitra, persyaratan pendaftaran, hingga peluang yang dapat dimanfaatkan oleh calon penerima beasiswa.
Beliau juga menekankan bahwa LPDP terus berupaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Indonesia melalui berbagai skema pendanaan yang fleksibel dan kolaboratif. Program co-funding menjadi salah satu strategi untuk memperbesar jumlah penerima manfaat beasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara LPDP dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan diajukan terkait peluang studi lanjut, mekanisme seleksi, pilihan perguruan tinggi tujuan, hingga strategi mempersiapkan diri agar dapat lolos sebagai penerima beasiswa LPDP. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya minat sivitas akademika Undip untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui dukungan program beasiswa nasional.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Universitas Diponegoro berharap semakin banyak dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa yang memanfaatkan peluang beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kontribusi akademik dan profesional mereka. Sejalan dengan visi Undip sebagai universitas riset yang bereputasi internasional, peningkatan jumlah sumber daya manusia dengan kualifikasi magister dan doktor diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong utama kemajuan institusi dan pembangunan Indonesia di masa mendatang.
Dalam upaya mendukung transformasi layanan kepegawaian yang lebih efektif dan terintegrasi, Universitas Diponegoro menggelar kegiatan Soft Launching Sistem Karier Dosen untuk modul pengangkatan pertama jabatan fungsional Asisten Ahli.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan sistem yang dirancang untuk mendukung proses pengelolaan karier dosen secara lebih praktis dan terstruktur. Melalui implementasi modul pengangkatan pertama Asisten Ahli, diharapkan proses administrasi dan pengajuan jabatan fungsional dapat berjalan lebih mudah, cepat, dan transparan.
Selain menjadi ajang perkenalan sistem, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memahami alur penggunaan sistem serta berbagai fitur yang akan mendukung pengembangan karier dosen ke depannya.
Dengan hadirnya Sistem Karier Dosen, Undip terus berupaya menghadirkan inovasi layanan yang memudahkan sivitas akademika sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang lebih modern dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Ada hal baru yang perlu diketahui oleh unit kerja di lingkungan Universitas Diponegoro. Untuk mendukung penerapan Sistem Homebase, Undip mengadakan kegiatan sosialisasi yang ditujukan bagi pimpinan unit kerja agar lebih memahami cara kerja dan pemanfaatan sistem digital.
Lewat kegiatan ini, peserta diajak untuk mengenal Sistem Homebase lebih dekat, mulai dari fungsi, fitur, hingga bagaimana sistem ini nantinya akan digunakan dalam mendukung berbagai proses administrasi dan pengelolaan data di lingkungan kampus.
Sosialisasi ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi, bertanya, dan mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai implementasi sistem ke depannya. Harapannya, saat Sistem Homebase mulai diterapkan, seluruh unit kerja sudah siap dan memiliki pemahaman yang sama sehingga proses adaptasi bisa berjalan lebih lancar.
Karena semakin paham dari awal, tentu akan semakin mudah juga dalam penggunaannya nanti. 🚀