Sivitas akademika Universitas Diponegoro, khususnya para dosen dan peneliti muda, berkesempatan untuk mengikuti program bergengsi tingkat internasional melalui pembukaan Momentum MSCA Premium Postdoctoral Fellowship Programme (Momentum PPDF). Program ini didanai oleh Uni Eropa dan Sekretariat Akademi Ilmu Pengetahuan Hongaria melalui skema Marie Skłodowska-Curie Actions, dan bertujuan untuk menjaring peneliti postdoktoral unggulan dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Program ini menawarkan peluang bagi peneliti untuk bergabung dalam kelompok riset unggulan “Lendület” Momentum di berbagai institusi riset ternama di Hongaria. Tersedia 15 posisi postdoktoral pada pembukaan tahun pertama ini, dengan durasi riset antara satu hingga tiga tahun. Peserta yang terpilih akan mendapatkan pendanaan kompetitif, tunjangan riset, serta berbagai pelatihan dan kolaborasi riset internasional.
Program ini sangat tepat bagi dosen tetap maupun peneliti muda UNDIP yang baru menyelesaikan studi doktoral dan ingin mengembangkan karier akademik serta memperluas jejaring kolaborasi di tingkat global.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, manfaat, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui tautan berikut:
Kami mendorong rekan-rekan pegawai Universitas Diponegoro yang memenuhi kualifikasi untuk memanfaatkan peluang ini dan menjadi bagian dari jaringan riset internasional bersama para ilmuwan terbaik dunia.
Berdasarkan hasil Seleksi Beasiswa Universitas Diponegoro Periode 5 Tahun 2024, berikut kami sampaikan daftar nama Pelamar Beasiswa Tahun 2024 yang lolos seleksi beasiswa Universitas Diponegoro (daftar terlampir). Informasi lebih lanjut terkait jadwal pembekalan dan penandatanganan kontrak perjanjian beasiswa akan kami sampaikan selanjutnya.
Pendaftaran Stipendium Hungaricum Scholarship Programme Tahun Akademik 2025/2026 telah dibuka untuk studi jenjang S1, S2, S3 dan program non-gelar berdasarkan surat Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme nomor: SH-00639-001/2024 tanggal 30 Oktober 2024.
Pendaftaran paling lambat 15 Januari 2025 pukul 14.00 (Waktu Eropa Tengah) melalui laman: https://stipendiumhungaricum.hu dan selanjutnya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek sebagai Sending Partner akan melakukan seleksi terhadap dokumen pelamar yang telah lolos technical check yang dilakukan oleh Tempus Public Foundation Hongaria setelah tanggal pendaftaran berakhir. Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi beasiswa akan dihubungi oleh Tempus Public Foundation untuk langkah- langkah selanjutnya.
Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi dosen perguruan tinggi Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi kembali membuka pendaftaran beasiswa Indonesia – Austria Scholarship Programme (IASP) tahun 2025.
Syarat dan ketentuan melamar IASP yaitu sebagai berikut:
1.Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi;
2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN);
3. Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah masing-masing (untuk dosen PTS);
4. Memiliki gelar magister, dengan tahun kelulusan maksimal 5 tahun pada tahun pendaftaran;
5. Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going);
6. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor minimal, yaitu: TOEFL iBT® 90; atau TOEFL ITP® 550; atau IELTS™ 6,5, yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir);
7. Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 2-4 halaman (title, content, methodology, dan timetable), yang telah disetujui calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria;
8. Usia maksimal 35 tahun (pada 31 Desember tahun pendaftaran);
9. Memiliki CV dalam bahasa Inggris;
10. Memiliki dua (2) buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing magister atau atasan langsung);
11. Memiliki paspor yang masih berlaku (minimal 1 tahun);
12. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan atau dari calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi tujuan;
13. Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister (dalam bahasa Inggris) sesuai aslinya;
14. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah; dan
15. Pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama.
Pendaftaran melalui laman beasiswadosen.kemdikbud.go.id dan memilih menu beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP), paling lambat 1 Maret 2025.
Informasi lebih lanjut terkait beasiswa di atas dapat diperoleh juga pada laman grants.at/en atau menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat Sumber Daya melalui email: bln.dikti@kemdikbud.go.id.
Universitas Diponegoro memberikan bantuan berupa uang kinerja atas publikasi Jurnal Internasional Bereputasi kepada Pegawai Pelajar penerima Beasiswa Universitas Diponegoro. Adapun ketentuan dan persyaratan pengusulan bantuan dapat diunduh disini.
Seluruh berkas pengusulan diunggah melalui web mona.bpsdmundip.com paling lambat tanggal 6 November 2024.
Ernst Mach-Grant-ASEA-UNINET menyediakan 4 (empat) jenis skema beasiswa ke Austria, yaitu Full PhD Grant, Postdoc Grant, Music Practice Grant, dan Short-term Research Grant sebagaimana dijelaskan dalam dokumen terlampir. Informasi lebih lanjut tentang tata cara pendaftaran beasiswa tersebut dapat dilihat pada laman https://grants.at/en/.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui www.scholarships.at.
Pendaftaran paling lambat:
1 Maret 2025 untuk Full PhD Grant dan Postdoc Grant;
15 Desember 2024 untuk Music Practice Grant; dan
2 s.d. 9 bulan sebelum kunjungan penelitian yang direncanakan untuk Short-term Research Grant.