Dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi dosen melalui jalur pendidikan, Universitas Diponegoro membuka kesempatan bagi dosen tetap untuk mengikuti Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT), serta Beasiswa Universitas Diponegoro Tahun 2026.
Pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) Tahun 2026 dibuka mulai 18 Juni hingga 9 Juli 2026 melalui laman resmi https://beasiswa.kemdiktisaintek.go.id. Dosen tetap Universitas Diponegoro yang memenuhi persyaratan dapat melakukan pendaftaran secara mandiri dengan mengacu pada Buku Panduan Pendaftaran BPDDI Tahun 2026.
Bagi dosen yang memerlukan Surat Izin Pimpinan sebagai salah satu persyaratan pendaftaran BPDDI, permohonan dapat diajukan melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) Universitas Diponegoro dengan melengkapi dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Universitas Diponegoro juga membuka Beasiswa Undip Tahun 2026 yang pelaksanaannya dibagi ke dalam dua periode, yaitu:
Periode I, untuk masa perkuliahan yang dimulai pada Juli.
Periode II, untuk masa perkuliahan yang dimulai pada Januari.
Seluruh dosen tetap Universitas Diponegoro yang berminat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus mendukung pengembangan karier sebagai pendidik di lingkungan Universitas Diponegoro.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, mekanisme pengajuan, serta dokumen pendukung dapat mengacu pada surat edaran dan lampiran yang telah disampaikan. Untuk pertanyaan terkait pengajuan Surat Izin Pimpinan, dapat menghubungi narahubung DSDM di nomor 0851-3317-5175 (Hessy).
Halo sobat DSDM!
Ada kabar baik nih untuk para dosen! Program Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026 akan segera dibuka. Program ini memberi kesempatan bagi dosen untuk melanjutkan studi S3 di perguruan tinggi dalam negeri.
Untuk kamu yang berminat, yuk mulai persiapkan diri dari sekarang, mulai dari dokumen hingga rencana studi. Pantau terus informasi terbaru melalui laman resmi beasiswa Kemendiktisaintek agar tidak ketinggalan jadwal pendaftarannya.
Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menyelenggarakan Sosialisasi Program Beasiswa Mitra (Co-Funding) LPDP Universitas Diponegoro Tahun 2026 pada Jumat, 19 Juni 2026, bertempat di Hall Utama Gedung Prof. Soedarto, Kampus Undip Tembalang, Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh 403 peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tingkat akhir dari berbagai fakultas dan program studi di lingkungan Universitas Diponegoro.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Program Beasiswa Mitra (Co-Funding) LPDP sekaligus mendorong peningkatan minat sivitas akademika Undip untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktor. Sosialisasi ini menjadi semakin relevan mengingat jumlah penduduk Indonesia yang menempuh pendidikan S2 dan S3 masih relatif rendah dibandingkan beberapa negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T.; Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D.; serta Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D.
Sebagai narasumber utama, kegiatan menghadirkan Direktur Beasiswa LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE, Ph.D. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting terkait program Beasiswa Mitra (Co-Funding) LPDP, mulai dari latar belakang program, skema pembiayaan bersama antara LPDP dan perguruan tinggi mitra, persyaratan pendaftaran, hingga peluang yang dapat dimanfaatkan oleh calon penerima beasiswa.
Beliau juga menekankan bahwa LPDP terus berupaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Indonesia melalui berbagai skema pendanaan yang fleksibel dan kolaboratif. Program co-funding menjadi salah satu strategi untuk memperbesar jumlah penerima manfaat beasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara LPDP dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan diajukan terkait peluang studi lanjut, mekanisme seleksi, pilihan perguruan tinggi tujuan, hingga strategi mempersiapkan diri agar dapat lolos sebagai penerima beasiswa LPDP. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya minat sivitas akademika Undip untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui dukungan program beasiswa nasional.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Universitas Diponegoro berharap semakin banyak dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa yang memanfaatkan peluang beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kontribusi akademik dan profesional mereka. Sejalan dengan visi Undip sebagai universitas riset yang bereputasi internasional, peningkatan jumlah sumber daya manusia dengan kualifikasi magister dan doktor diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong utama kemajuan institusi dan pembangunan Indonesia di masa mendatang.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka Program Beasiswa Tahap 1 Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen pengembangan SDM unggul Indonesia. Hingga akhir 2025, LPDP telah mendanai 58.444 penerima beasiswa dengan 32.459 alumni lulus studi.
Pendaftaran beasiswa tahun 2026 dibuka dalam dua tahap, yaitu Januari 2026 (Tahap 1) dan Juni/Juli 2026 (Tahap 2).
Pada Tahap 1, LPDP membuka berbagai skema, meliputi:
Beasiswa STEM Industri Strategis
Beasiswa SHARE
Beasiswa Kemitraan (Co-Funding), Double Degree & Joint Degree dengan berbagai universitas mitra internasional
Beasiswa Akselerasi Magister
Beasiswa Kerjasama Khusus (Keolahragaan, Kader Ulama/Ulama Perempuan, Talenta Riset dan Inovasi Nasional, Dokter Spesialis/Subspesialis)
Informasi lengkap terkait jadwal, persyaratan, dan tahapan seleksi dapat diakses melalui: https://lpdp.kemenkeu.go.id/ atau Call Center 134.
LPDP mengharapkan dukungan seluruh pihak untuk menyebarluaskan informasi ini agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Beasiswa LPDP Tahun 2026.
Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro menyampaikan informasi mengenai Program Penerimaan dan Beasiswa Pascasarjana Tahun Akademik 2026 yang diselenggarakan oleh Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Jepang, melalui jalur ASEAN Special Admission Program.
Program ini ditujukan bagi mahasiswa internasional dari negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, yang berminat melanjutkan studi pada jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) di Graduate School of Engineering TUAT. Seluruh program diselenggarakan dalam bahasa Inggris, sehingga terbuka bagi peserta yang belum memiliki kemampuan bahasa Jepang.
Melalui skema ini, peserta yang diterima berkesempatan memperoleh dukungan pembiayaan, antara lain berupa pembebasan biaya pendaftaran dan biaya kuliah, serta peluang dukungan finansial lainnya sesuai ketentuan universitas dan skema pendanaan yang berlaku. Program ini dirancang untuk mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di kawasan ASEAN melalui pendidikan tinggi dan riset bertaraf internasional.
Informasi lengkap terkait jadwal pendaftaran, persyaratan, dan mekanisme seleksi tercantum dalam panduan resmi yang diterbitkan oleh TUAT pada tautan berikut ini:
Sehubungan dengan hal tersebut, silakan bagi dosen dan sivitas akademika Universitas Diponegoro, serta masyarakat yang memenuhi persyaratan, untuk mempertimbangkan kesempatan ini dan mengikuti proses pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro meneruskan informasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait pembukaan Program Beasiswa LPDP – King’s College London (KCL) Singhasari Program Master Tahun 2025.
Program ini merupakan kerja sama antara LPDP dan King’s College London, yang memberikan beasiswa penuh (fully-funded) mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, asuransi, transportasi, biaya publikasi ilmiah, hingga keadaan darurat.
Pendaftaran dibuka mulai 24 Juni hingga 24 Juli 2025, dan terbuka bagi masyarakat umum, Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/POLRI, serta profesional yang memenuhi persyaratan. Dua program studi unggulan yang ditawarkan adalah:
Master of Science in Digital Economies
Master of Arts in Digital Futures
Perkuliahan akan berlangsung di King’s College London Singhasari, yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Malang, Jawa Timur. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan strategis dalam menghadapi transformasi digital, mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, dan mendorong inovasi di sektor publik maupun swasta.
DSDM Undip menghimbau kepada dosen dan pegawai yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan ini guna meningkatkan kapasitas akademik dan profesional di bidang digital dan inovasi. (Media DSDM)